Hari ini, Selasa (19/1), media outlet Dispatch mengungkapkan seperti apa perlakuan yang didapat para member TRCNG dari staf agensi mereka yang rupanya begitu kejam.
- Putri Stevania
- Selasa, 19 November 2019 - 12:41 WIB
WowKeren - Senin (18/11), dua member TRCNG yakni Taeseon dan Wooyeop melaporkan agensi mereka, TS Entertainment ke Kepolisian Seoul. Direktur dan dua karyawan YS dilaporkan atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak.
Taeseon dan Wooyeop juga mengajukan pembatalan kontrak dengan TS Entertainment pada 4 November. Hari ini, Selasa (19/1), media outlet Dispatch mengungkapkan seperti apa perlakuan yang didapat mereka dari staf agensi.
Delapan member tinggal di dua kamar di lantai dasar, sedangkan dua member lainnya tinggal di loteng. Wooyeop mengungkapkan, "Loteng itu seperti ruang penyimpanan. Langit-langitnya sangat rendah sehingga kami tidak bisa berdiri tegak. Ruangannya tidak memiliki pemanas yang tepat, dan kami tinggal bercampur dengan barang-barang dan peralatan kami. "
Para member membeli pakaian mereka sendiri dan makan makanan yang mereka beli dari toko. Agensi membayar makanan mereka ketika mereka berlatih larut malam, dan menunya selalu berupa nasi goreng untuk semua orang. Taeseon pernah dibawa ke ruang gawat darurat karena sakit perut. Dia menambahkan, "Kami pernah tiba di ruang latihan dengan kopi, dan mereka (staf) marah dan berkata, 'Di mana minuman kami?' Kami dimarahi karena tidak memiliki sopan santun. Kami membawakan kopi untuk staf agensi sejak itu."
Dorm TRCNG juga terputus air dan listriknya karena TS belum membayar tagihan. Pada April dan Oktober 2019, listrik padam di dorm. Wooyeop lebih lanjut menjelaskan, "Pada Januari 2018, kami tidak bisa menggunakan pemanas air. Empat atau lima member terserang flu. Kami harus pergi ke sauna untuk tidur dan mandi. Kami mempromosikan album kedua kami, tapi kami bertahan dan tampil di atas panggung. Kami menggunakan uang kami sendiri untuk mengurus biaya rumah sakit."
Dorm TRCNG memiliki dua toilet untuk sepuluh member, dan salah satu toilet rusak pada Desember 2017, Januari 2018, dan Februari 2019. Ketika seorang member mengirim SMS ke staf agensi untuk meminta seseorang memperbaiki toilet, ia tidak mendapat tanggapan. Ibu Wooyeop menelepon tukang ledeng dan membayar sendiri biayanya.
Pada tanggal 7, 15 dan 21 Januari 2019, lampu di ruang cuci dan dapur mereka padam. Taeseon mengirim SMS ke manajernya, "Hyung. Kami hidup dalam kegelapan karena lampu kami tidak berfungsi," dan manajernya menjawab, "Ah, hahaha, benar, lampu. Hahaha. Aku harus pergi ke daerah Hannam pada hari Kamis jadi aku akan menggantinya untuk kalian saat itu." Namun, manajer tidak muncul seperti yang telah dijanjikannya.
Dispatch juga mengungkapkan percakapan grup chat antara ibu-ibu para member TRCNG, yang membahas kondisi hidup yang buruk di dorm anak-anak mereka selama musim panas. Mereka mengomentari pemurni air dan pendingin udara yang rusak dan mengumpulkan uang untuk membeli yang baru. Para ibu mendesak untuk memasang AC baru di asrama TRCNG.
Sementara itu seperti dijelaskan dalam pernyataan yang sebelumnya dirilis oleh Wooyeop dan perwakilan hukum Taeseon, Wooyeop diserang dengan kursi baja. Menurut Dispatch, para member saksinya.
(wk/putr)