Bak Ahli Sirkus, Atraksi Penjual Cilok 'S3 Marketing' Ini Sukses Curi Perhatian
SerbaSerbi

Penjual cilok ini tak kehabisan akal dalam mendistribusikan barang dagangannya kendati terpisahkan oleh tembok tinggi sebuah sekolah. Video viral ini menjadi bukti kecakapan sang penjual.

WowKeren - Kembali jagad maya diramaikan dengan video viral yang sukses membuat warganet berdecak kagum. Kali ini sebuah video berdurasi 50 detik yang diunggah oleh akun Twitter @akusukajalan2 lah yang ramai dibicarakan.

Video itu menunjukkan atraksi seorang penjual cilok, jenis kudapan asli Bandung yang serupa pentol bakso. Penjual cilok itu pun terlihat membungkus dagangannya dengan cepat.


Yang menarik perhatian, penjual cilok itu dengan cekatan melemparkan dagangannya kepada para pembeli yang menunggunya di balkon sekolah. Para murid tersebut dengan antusias menantikan cilok pesanan mereka yang akan dilemparkan oleh sang penjual.

Menariknya, cilok yang dilemparkan semua selalu tepat sasaran. Tak ada satu pun cilok yang terlihat gagal ditangkap oleh para pembelinya, seolah sang penjual sudah bisa memperkirakan dengan tepat kekuatannya dalam melempar.

Twitter/akusukajalan2

"Kang Cilok lulusan S3 summa cum laude," tulis sang pemilik akun memuji penjual cilok tersebut. Pujian "summa cumlaude" yang diberikannya merujuk pada kemampuan sang penjual dalam mendistribusikan dagangannya.

Postingan ini pun seketika viral, terbukti dengan belasan ribu likes dan retweet yang didapat. Videonya sendiri telah ditayangkan lebih dari dua ratus ribu kali.

Beragam komentar pun ditinggalkan warganet. Senada dengan sang pemilik akun, kebanyakan dari mereka memuji atraksi sang penjual cilok yang dengan ahli melemparkan dagangannya tanpa merusak satu pun.

"Sebelum ngelempar pasti udah memperhitungkan kecepatan angin km/jam, gaya gravitasi, latihan otot bicep. kalo kata aku sih mamangnya lebih dari s3 ini," puji @hel*****l1. "Mamangnya layak dikasih penghargaan Doctor Honoris Causa nih," imbuh @tsv*****vo.

Namun tak melulu memuji, beberapa di antara warganet justru mempertanyakan hal-hal yang cukup absurd. Mulai dari nasib bila ciloknya pecah "di perjalanan" hingga bagaimana cara para pembeli membayar pesanannya.

"Itu kalau pecah bungkusnya terus saosnya kena seragam pasti emak marah :(" kata @Ase********aa. "Bungkusnya pakek bubble wrap jadi aman gan," balas @Put*****iw. "Yang aku pikirkan, itu mereka bayar nya gimana ?" timpal @ena*****uu.

You can share this post!

Related Posts