Beberapa waktu lalu, Park Kyung membuat unggahan kontroversial melalui akun Twitter pribadinya dengan menuduh sejumlah penyanyi melakukan sajaegi, yakni tindakan manipulasi penjualan album.
- Putri Stevania
- Senin, 25 November 2019 - 11:47 WIB
WowKeren -
Salah satu member Block B, Park Kyung baru-baru ini menjadi sorotan banyak orang. Hal ini karena beberapa waktu lalu, ia membuat unggahan kontroversial melalui akun Twitter pribadinya. Dalam unggahan Twitter-nya ia menuduh sejumlah penyanyi melakukan sajaegi, yakni tindakan manipulasi jumlah penjualan album melalui pembelian massal oleh agensi.
Park Kyung menyebutkan bahwa ia ingin melakukan sajaegi seperti beberapa musisi. Lebih mengejutkannya lagi, ia secara khusus menyebutkan penyanyi seperti Vibe, Song Ha Ye, Lim Jae Hyun, Jeon Sang Keun, Jang Deok Cheol, dan Hwan In Wook.
Hal ini tentu membuat keributan di media sosial. Terlebih lagi beberapa penyanyi yang disebutkan memang akhir-akhir ini mendapat peringkat tinggi di beberapa situs musik Korea. Namun tanpa adanya bukti, banyak pihak yang mengaku akan mengambil tindakan hukum untuk tuduhan Park Kyung tersebut.
Agensi solois Lim Jae Hyun, HNS HQ, menyebutkan bahwa apa yang dikatakan oleh Park Kyung sepenuhnya salah. Pihak agensi menyebutkan bahwa artisnya tak pernah melakukan sajaegi karena merupakan kejahatan. Tak hanya itu, mereka mengaku kecewa dengan tindakan Park Kyung dan akan membawanya ke jalur hukum.
"Kami memberi tahu kalian bahwa tuduhan yang dibuat Park Kyung pada tanggal 24 November terhadap artis label kami sepenuhnya salah. Manipulasi grafik adalah kejahatan, dan kami dengan jelas menyatakan bahwa label dan artis kami tidak berpartisipasi dalam kegiatan kriminal tersebut," ungkap perwakilan agensi.
"Kami sangat kecewa bahwa Park Kyung menyebut kami sebagai penjahat dan secara terbuka memfitnah kami. Kami akan memintanya untuk bertanggung jawab atas tindakannya dan mengambil tindakan hukum," lanjut agensi.
Selain Lim Jae Hyun, sebelumnya Vibe juga telang mengumumkan akan menuntut Park Kyung ke jalur hukum. Agensi Vibe, yakni Major 9 tak terima atas tindakan yang telah dilakukan Park Kyung tersebut. Major 9 pun berencana untuk melakukan tindakan hukum atas pernyataan yang telah ditulis Park Kyung di Twitter itu. Hal tersebut mereka ungkapkan dalam pernyataan resminya yang dirilis hari ini, Senin (25/11).
"Artis kami telah mengalami pencemaran nama baik yang tidak dapat dipulihkan dan parah, di samping rasa sakit dan penderitaan psikologis. Mereka menyatakan penyesalan mereka bahwa desas-desus ini menyebar begitu saja, tanpa pengecekan fakta atau pertimbangan konsekuensinya," ungkap agensi Vibe.
"Kami saat ini juga sedang mengumpulkan bukti mengenai penyebaran rumor keliru dan fitnah yang jahat tentang artis dari agensi kami yang telah berlangsung di ranah online sejak komentar tersebut diposting. Jika kami diharuskan untuk mengambil tindakan hukum terhadap (komentator jahat tersebut), kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat tanpa keringanan hukuman atau negosiasi," lanjut agensi Vibe.
(wk/putr)