Drama 'When The Camellia Blooms' sukses pecahkan rekor sebagai drama dengan rating tertinggi sepanjang 2019. Namun, drama ini digugat karena mencomot video kecelakaan beberapa tahun lalu tanpa izin korban yang terlibat.
- Wahyu
- Kamis, 28 November 2019 - 09:45 WIB
WowKeren - Serial drama "When the Camellia Blooms" sukses mencapai rating tertinggi di episode akhirnya, yakni mencapai angka 23,8 persen. Raihan rating drama yang tayang KBS itu bahkan merupakan yang tertinggi dari semua mini seri sepanjang tahun 2019.
Akan tetapi, drama tersebut kini justru mendapatkan kecaman dari banyak orang. Hal ini dikarenakan drama tersebut menggunakan cuplikan nyata dari kecelakaan aktual yang terjadi di masa lalu, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan para korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Drama tersebut menampilkan cuplikan kejadian kecelakaan yang digugat tersebut di episode terakhir. Kecelakaan yang terjadi pada tahun 2015 tersebut merupakan kecelakaan mobil di mana sekelompok warga negara Samaria yang baik membantu menyelamatkan seorang siswa sekolah menengah yang terjebak di bawah kendaraan.
Korban kecelakaan itu, yang kini adalah seorang mahasiswa, mengunggah petisi di situs web KBS. Ia meminta tim produksi untuk menghapus adegan tersebut. Selain itu, korban juga menuntut permintaan maaf karena menggunakan rekaman dari kecelakaan yang ia alami tanpa seizinnya.
"Halo, saya adalah korban kecelakaan yang terjadi di dekat stasiun Masan pada 3 Juli 2015," tulis korban kecelakaan dalam petisi tersebut. "Saya berhasil melalui kecelakaan itu dan mulai kuliah. Namun, kecelakaan itu tetap menjadi mimpi buruk bagi saya."
"Ketika saya tidak menonton drama tersebut, saya mendengar dari seorang teman bahwa rekaman aktual dari kecelakaan saya digunakan dalam episode terakhir dalam tayangan drama tersebut," imbuh sang korban dalam petisinya. "Sejak saya melihat rekaman tersebut, saya menjadi trauma dengan kenangan dari kecelakaan itu lagi."
Sang korban sendiri merasa tidak nyaman ketika video kecelakaannya dipertontonkan kembali dalam drama tersebut. Ia pun tak habis pikir jika stasiun televisi sebesar KBS mengabaikan hal tersebut hingga menayangkan kembali kejadian itu.
"Saya ngeri saat berpikir bahwa kejadian kecelakaan itu digunakan seperti ini. Aku ngeri memikirkan orang-orang menonton momen itu dan membicarakannya," ungkap sang korban. "Bagaimana mungkin stasiun penyiaran nasional seperti KBS melakukan hal sepele terhadap korban?"
Apalagi, kecelakaan tersebut merupakan trauma bagi dirinya dan juga keluarganya. Selain itu, luka kecelakaan tersebut pun masih belum sembuh dan saat ini korban masih dalam proses penyembuhan.
"Kecelakaan itu selalu menjadi mimpi buruk bagi saya dan keluarga saya. Saya masih memiliki bekas luka yang tersisa di seluruh tubuh saya karena kecelakaan itu. Saya masih harus berurusan dengan orang-orang yang melihat bekas luka saya. Saya masih memiliki operasi yang masih harus dilalui karena kecelakaan," tuturnya. "Jika tim produksi punya ide, rekaman itu tidak akan digunakan."
Sayangnya, ini bukan satu-satunya kasus di mana tim produksi "When The Camellia Blooms" mendapatkan kritik. Para penonton yang prihatin pun mengungkapkan kegeraman mereka dengan tim produksi usai sadar bahwa dalam episode sebelumnya, rekaman kecelakaan nyata yang lain pun digunakan dalam drama itu.
Video kecelakaan lain yang ditayangkan drama tersebut merupakan rekaman berita pada tahun 2019. Adegan dalam video tersebut merekam kecelakaan lift konstruksi yang jatuh dan menewaskan tiga orang di lokasi. Cuplikan tersebut digunakan beberapa kali untuk menjelaskan latar belakang mengapa salah satu karakter memiliki cacat fisik.
Mengetahui hal tersebut, Netizen Korea pun kecewa. Mereka tak habis pikir mengapa sebuah drama menayangkan kejadian aktual. Apalagi, drama tersebut merupakan salah satu drama terbaik tahun ini.
"Bukankah mereka biasanya memalsukan rekaman untuk hal-hal seperti ini? Mengapa mereka menggunakan rekaman nyata dari kecelakaan aktual," ungkap seorang netizen. "Ini gila. Saya mendengar drama dengan baik. Mengapa mereka tidak memperhatikan hal semacam ini?" kata netizen lain.
Kejadian ini tentunya membuat banyak penggemar drama tersebut merasa kecewa. Sementara itu, tim produksi "When The Camellia Blooms" hingga saat ini belum memberikan keterangan apapun.
(wk/wahy)