Nasib dan masa depan dua grup besutan 'Produce Series' itu dilaporkan akan diputuskan pada akhir 2019. CJ ENM akan membuat keputusan akhir setelah menghormati agensi masing-masing anggota.
- Putri Stevania
- Selasa, 03 Desember 2019 - 15:19 WIB
WowKeren -
Masa depan X1 dan IZ*ONE saat ini masih menjadi perundingan banyak pihak. Grup tersebut kini diketahui hiatus sementara dan tak aktif menjalani kegiatan promosi. Hal ini dikarenakan pengakuan sang PD "Produce Series" yang telah memanipulasi hasil voting untuk ajang survival itu.
Nasib dan masa depan dua grup besutan "Produce Series" itu dilaporkan akan diputuskan pada akhir 2019. CJ ENM akan membuat keputusan akhir setelah menghormati agensi masing-masing anggota.
Menurut laporan dari Ilgan Sports, CJ ENM, yang merupakan induk perusahaan Mnet, akan membuat keputusan tentang apa yang akan terjadi pada X1 dan IZ*ONE pada akhir tahun 2019 mendatang. Hal ini dilakukan setelah membuat keputusan dengan hati-hati sambil mencoba menghargai pendapat masing-masing anggota dan agensi mereka.
Namun, Ilgan Sports juga melaporkan bahwa anggota dari kedua kelompok, serta agensi mereka dibagi dalam berbagai opini. Beberapa ingin mempertahankan grup, dan yang lain ingin grup untuk bubar. Menurut Ilgan Sports, keadaan sementara saat ini adalah bahwa anggota dan agensi cenderung untuk ingin membubarkan kelompok.
Karena pengakuan PD Ahn Joon Young dan CP Kim Yong Bum tentang kecurangan suara, langkah ini bertujuan untuk mengakhiri kontroversi seputar seri "Produce" secepat mungkin. Analis mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk melanjutkan X1, karena bahkan penggemar Korea mereka meminta pembubaran grup.
CJ ENM akan melangkah maju dalam menyelesaikan keputusan mereka tentang X1 dan IZ*ONE mengikuti keputusan Mnet Asian Music Awards (MAMA 2019) yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 Desember mendatang. Penggemar X1 dan IZ*ONE mengharapkan CJ ENM untuk menawarkan permintaan maaf resmi dan menyarankan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah ini.
CJ ENM sendiri juga menyatakan bahwa mereka belum memutuskan apakah akan merilis peringkat asli sebelum manipulasi. Hal ini karena anggota dan peserta pelatihan yang menemukan peringkat mereka diubah dapat mengalami kontroversi tambahan.
"Ada banyak hal yang tidak dapat kita abaikan. Kita akan memutuskan kemungkinan rilis data asli setelah berpikir dan membahas lebih lanjut tentang hal itu," ungkap perwakilan CJ ENM.
(wk/putr)