Suaminya Diisukan Terlibat Penyelundupan Harley, Iis Dahlia Buka Suara
Instagram/isdadahlia
Selebriti
Dirut Garuda Selundupkan Harley

Suami Iis Dahlia yang berprofesi sebagai pilot belakangan ini diisukan terlibat dalam skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia. Iis pun angkat bicara soal isu tersebut.

WowKeren - Indonesia masih dibuat geger dengan penemuan praktik penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di armada baru milik maskapai Garuda Indonesia. Kasus ini semakin jadi bahan omongan publik karena sang Direktur Utama, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, diduga mendalangi penyelundupan tersebut.

Atas tindakannya tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir pun gerak cepat memecat Ari dari jabatannya. Selain Ari, dikabarkan tiga direktur lain yang diduga terlibat dalam penyelundupan juga dicopot dari jabatannya.


Sosok-sosok yang terlibat dalam penyelundupan pun menjadi sumber perhatian masyarakat. Termasuk yang ramai diisukan terlibat adalah suami penyanyi dangdut Iis Dahlia, Satrio Dewandono.

Satrio yang berprofesi sebagai pilot disebut-sebut mengetahui perihal pengangkutan barang mewah di dalam pesawat tersebut. Bahkan Satrio diduga menandatangani pax manifest.

Untuk informasi, pax manifest merupakan dokumen penerbangan yang memuat identitas penumpang secara detail. Mulai dari nama lengkap, nomor kursi, jenis kelamin, hingga jumlah dan bobot bagasi yang dibawa.

Menanggapi isu yang beredar, Iis pun bersedia angkat bicara. Dalam pernyataan terakhirnya, Iis menegaskan bahwa sang suami tidak tahu-menahu soal barang ilegal yang turut diangkut di pesawat itu.

"Pilot mana ngurusin bagasi. Bukannya sekarang sudah pada tahu itu barang milik siapa?" kata Iis, dilansir Tempo pada Jumat (6/12). Iis pun enggan memberikan pernyataan lebih jauh soal kasus tersebut.

Di sisi lain, eks Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara pun sudah buka suara mengenai kejadian ini. Ia memang tak memberi pernyataan apa-apa soal keterlibatannya dalam penyelundupan kendaraan mewah tersebut, namun Ari mengaku menerima keputusan jajaran pemegang saham untuk menonaktifkannya dari jabatannya.

"Mengacu hasil press conference oleh pemegang saham mayoritas," kata Ari. "Kami akan selalu menghormati serta mematuhinya sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku."

Ari pun mengaku heran mengapa kasus penyelundupan ini bisa berkembang begitu besar hingga menyedot perhatian sebagian besar masyarakat. "Nggak ngerti kok liar banget. Padahal saya orang biasa," pungkas Ari.

You can share this post!

Related Posts