Anti Mainstream, Toko di Inggris Jual Roti Jangkrik
SerbaSerbi

Mengkonsumsi serangga mungkin sudah wajar dilakukan orang Indonesia. Namun, baru-baru ini sebuah toko roti di Inggris menyajikan roti jangkrik yang enak dan juga mengandung banyak protein.

WowKeren - Makan serangga terutama jangkrik adalah kebiasaan yang dianggap wajar oleh warga Indonesia. Pasalnya, di sejumlah daerah di Indonesia banyak yang mengkonsumsi serangga tersebut karena dinilai mengandung protein yang tinggi.

Namun, bagaimana jika jangkrik juga dikonsumsi oleh orang Inggris? Baru-baru ini Eat Grub, sebuah supplier makanan berbasis serangga di Inggris mengeluarkan tepung dari jangkrik.

Inovasi tersebut lantas disambut baik oleh toko roti Roberts Bakery. Tepung jangkrik ini sudah tersertifikasi keamanan pangan Grade A BRC.

Setiap roti yang ada di Roberts Bakery mengandung sekitar 336 jangkrik yang dikeringkan, ditumbuk, serta dicampur dengan tepung gandum dan biji-bijian. Kemudian adonan tersebut dipanggang menjadi roti lezat dengan tekstur agak renyah di akhirnya.

Tekstur itulah yang bikin roti ini disebut sebagai crunchy cricket loaves. Roti milik Roberts Bakery ini sendiri merupakan roti berbasis jangkrik pertama di Inggris.


Dikutip Metro, roti yang berasal dari tepung jangkrik ini diklaim memiliki lebih banyak protein daripada roti standar. Di samping itu, roti serangga ini juga sustainable.

Selain dari protein, sebuah studi dari jurnal dalam Frontiers mengungkap bahwa jangkrik punya antioksidan lima kali lebih tinggi daripada jus jeruk. Makan serangga, khususnya jangkrik juga dikatakan baik untuk usus.

"Selain memiliki keberlanjutan yang sangat kuat, serangga juga sangat lezat dan tidak boleh diabaikan sebagai bahan resep yang hebat," kata Alison Ordonez, Head of Innovation perusahaan roti itu. "Cricket Loaf memberikan konsumen sumber protein yang baik. Ini juga jadi cara mudah untuk membiasakan diri dengan makanan berbasis serangga."

Makan serangga sendiri lebih dikenal dengan entomophagy, adalah hal yang biasa kita temukan di dunia. Pada tahun 2018, PBB memperkirakan bahwa setidaknya dua miliar orang memakan lebih dari 1.900 spesies serangga yang digunakan untuk makanan.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait