Rizky Febian menceritakan bahwa dulu ia lahir prematur. Lantas putra sulung Sule itu tak bisa membendung air mata saat kembali mengenang perjuangan almarhum ibundanya.
- Lailatul Maghfiroh
- Sabtu, 04 Januari 2020 - 15:34 WIB
WowKeren - Duka mendalam kini sedang dirasakan oleh keluarga besar Sule. Seperti diketahui, ibunda Rizky Febian, Lina meninggal dunia pada Sabtu (4/1) dini hari sekitar pukul 05:30 WIB, setelah dilarikan ke Rumah Sakit Al Islam Bandung, Jawa Barat.
Tak ayal, kejadian ini tentunya membuat Rizky tak bisa membendung air matanya. Pemilik nama asli Rizky Febian Ardiansyah Sutisna kembali menitikkan air mata saat kembali mengenang sosok sang ibunda.
Rizky mengatakan bahwa terlalu banyak momen berkesan dalam hidupnya yang diberikan oleh sang ibu. "Banyaklah (momen berkesan). Sampai detik ini tuh pelajaran ilmu didikan semuanya tidak lepas dari support mamah," ucap Rizky dilansir dari Detik.com saat ditemui di rumah duka, Jalan Neptunus, Margahayu Raya, Kota Bandung, Sabtu (4/1).
Pria yang kerab disapa Iki ini merasa bahwa segala kesuksesan yang ia raih saat ini tak lepas dari campur tangan mamanya. Terlebih lagi dengan segala doa baik Lina sebagai seorang ibu yang selalu ingin melihat putranya bahagia.
"Iki bisa ada di titik ini karena mamah lah, aku ada di dunia entertain, ada di dunia, karena mamah lah,” papar Rizky. “Karena doa paling dijabah adalah doa orang tua."
Selain itu, Rizky juga menceritakan bagaimana perjuangan Lina merawat putranya yang saat itu lahir secara prematur. "Sampai detik ini, apalagi aku dilahirin prematur segala macam, dididik sampai bisa seperti ini ya berkat doa. Iki yakin mamah udah dapat tempat yang enak disana," tambah Rizky.
Rizky mengaku belakangan ini sudah jarang menemui ibunya karena kesibukan kerja. Lantas pertemuannya dengan Lina pada tahun baru di Garut tak disangka menjadi pertemuan yang terakhir antara anak sulung dan ibunya itu.
"Selalu bisa menghargai sesama, harus bisa menyatukan saudara, harus bisa rendah hati dengan apa yang Iki punya,” tutur Rizky menyampaikan pesan mamanya. “Banyak saudara-saudara yang susah dan masih harus dibantu, dan Alhamdulillah Iki dididik sama ayah dan mamah itu harus seperti itu."
(wk/lail)