Temui Dubes AS dan Iran, Menlu RI Sampaikan Sikap Indonesia Usai Jenderal Soleimani Dibunuh
Nasional

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno LP Marsudi, menemui Duta Besar Amerika Serikat dan juga Duta Besar Iran secara terpisah pada Senin (6/1) untuk menyampaikan sikap Indonesia.

WowKeren - Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran diketahui tengah memanas. Pasalnya, AS telah menghabisi Jenderal perwira tinggi militer Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, atas arahan Presiden Donald Trump pada Jumat (3/1) pekan lalu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno LP Marsudi, lantas menemui Duta Besar AS dan Iran. Kedua pertemuan tersebut tentu saja digelar secara terpisah.

Lewat akun Twitter resmi Menlu RI, Retno menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dilakukan pada Senin (6/1) kemarin. Pertemuan tersebut digelar untuk menyampaikan sikap Indonesia terkait hubungan Iran dan AS usai pembunuhan Soleimani.

"Met the Ambassador of Iran and Ambassador of the US separately this afternoon (06/01) (Menemui Dubes Iran dan Dubes AS secara terpisah sore ini (06/01))," cuit Retno. "Indonesia conveyed concerns on the latest development in US - Iran relations (Indonesia menyampaikan keprihatinan tentang perkembangan terbaru dalam hubungan AS - Iran)."


Menlu Retno

Twitter

Lebih lanjut, Retno meminta agar pihak AS maupun Iran sama-sama menahan diri. Pasalnya, meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS tidak akan bermanfaat bagi pihak mana pun.

"Indonesia hopes that all related parties exercise maximum restraint so as to prevent further escalation (Indonesia berharap agar semua pihak terkait menahan diri secara maksimal demi mencegah eskalasi lebih lanjut)," lanjut Retno. "Escalation will benefit no one. Furthermore, it may lead to potential repercussions on the global economy (Eskalasi tidak akan menguntungkan siapa pun. Lebih lanjut, hal itu dapat menyebabkan dampak potensial pada ekonomi global)."

Kementerian Luar Negeri sendiri telah memberikan imbauan kepada WNI di Irak. Pasalnya, pembunuhan terhadap Soleimani terjadi di Bandara Irak. Pihak Kemlu meminta agar WNI selalu waspada dan segera menghubungi KBRI apabila membutuhkan bantuan.

"Kami mengimbau WNI di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan," tulis Kemlu dalam situs resminya. "Segera hubungi KBRI jika memerlukan informasi/bantuan. Hotline KBRI Baghdad +9647500365228."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait