Luhut Nilai Gejolak AS-Iran Tak Ganggu RI: Di Sana Tegang Di Sini Rileks
Nasional

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yakin bahwa ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Iran tidak mempengaruhi investasi Indonesia.

WowKeren - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa apa yang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran tidak akan berdampak pada investasi dalam negeri. Seperti diketahui, hubungan antara kedua negara tersebut mulai menegang usai Donald Trump memerintahkan pembunuhan komandan pasukan elit Quds Iran, Jenderal Qasem Soleimani.

Luhut mengaku tak khawatir dengan sentimen kenaikan harga minyak global yang mungkin terjadi akibat ketegangan tersebut. "Di sana tegang-tegang, di sini rileks, makanya jangan dikit-dikit tegang-lah," kata Luhut, Senin (6/1).

Bukan tanpa alasan, Luhut menilai bahwa hingga saat ini, hubungan investasi antara Indonesia dengan AS masih berjalan baik. Ia bahkan mengaku akan menerima kunjungan dari perwakilan US International Development Finance Corporation (DFC) dalam waktu dekat.


Rencananya, mereka akan menanamkan modal tak hanya pada perusahaan milik pemerintah (BUMN) namun juga sejumlah proyek. "Mereka akan datang kemari membawa uang untuk investasi di BUMN dan juga di beberapa proyek," ucapnya.

Meski demikian, Luhut tidak merinci lebih detail berapa besaran modal yang ditanamkan oleh perwakilan US DFC tersebut ke Indonesia. Sedangkan terkait proyek BUMN yang akan ditawarkan oleh pemerintah adalah jalan tol, hotel, dan rumah sakit. Luhut menyatakan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir juga telah melakukan persiapan.

"Besok kami akan diskusi waktu mereka datang," kata Luhut. "Tadi Pak Erick (Menteri BUMN) sudah menyiapkan ada beberapa."

Serangan AS yang membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketegangan di Timur Tengah. Sebab hal itu berpotensi mengganggu produksi minyak di kawasan tersebut. Pasalnya, Timur Tengah sendiri telah menyumbang hampir sepertiga pasokan minyak mentah di seluruh dunia.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait