Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo juga mengapresiasi pilot yang mampu mengendalikan helikopter di tengah cuaca yang buruk.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Januari 2020 - 15:51 WIB
WowKeren - Helikopter yang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo dan rombongannya mengalami kecelakaan usai gagal terbang. Insiden tersebut terjadi tepatnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (6/1).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Tidak ada yang cedera sama sekali, semuanya selamat," kata Doni dalam video yang diposting BNPB dalam akun Twitter, Selasa (7/1).
Oleh sebab itu, ia mengaku bersyukur masih diberi keselamatan usai kecelakaan tersebut. tak hanya itu, ia juga berusaha mengapresiasi pilot helikopter yang tangkas mengendalikan helikopter di tengah cuaca yang buruk untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Tak hanya tidak ada korban jiwa, kerugian yang ditimbulkan juga relatif kecil.
"Kami semua bersyukur, bahwa cuaca tidak begitu bersahabat, tetapi pilot Kapten Penerbang Faris mampu mengendalikan pesawatnya dengan baik," lanjut Doni. "Sehingga tidak terjadi korban jiwa dan kerugiannya relatif kecil."
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.52 WITA. Saat helikopter jenis Mi-35P dengan Nomor Register HS-7154 itu mengangkut Doni Monardo bersama rombongan hendak lepas landas di Lapangan Gesit, Kelurahan Sawangbendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, tiba-tiba kehilangan tenaga. Akibatnya, helikopter hanya mampu terbang setinggi 5 meter.
Helikopter pun berusaha terbang dengan kondisi sayap kiri tersangkut di bagian depan mobil dinas Pelaksana Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Christian. Hingga setelah tiga menit dalam kondisi seperti itu, helikopter akhirnya mendarat kembali.
Insiden tersebut terjadi disinyalir disebabkan karena kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah. Akibat angin kencang yang terjadi, helikopter menjadi kehilangan tenaga dan daya angkat.
(wk/zodi)