Wisatawan yang liburan ke Papua harus berhati-hati saat menggunakan kendaraan pribadi. Pasalnya, jika sampai menabrak babi maka siap-siap mengeluarkan kocek mahal. Kenapa?
- Ruth Meliana
- Kamis, 09 Januari 2020 - 11:02 WIB
WowKeren - Para wisatawan yang merencanakan untuk berlibur ke Papua diminta mewaspadai salah satu aturan yang terkenal disana. Aturan tersebut adalah jangan sampai menabrak babi di Papua saat sedang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.
Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto menjelaskan jika babi merupakan lambang kekayaan dan kekuasaan bagi Orang Papua. Apalagi, dalam tradisi masyarakat pegunungan Papua, bagi digunakan sebagai syarat utama di pernikahan seperti dijadikan mas kawin ataupun sebagai jamuan makan.
Babi sebagai mas kawin dinilai masyarakat Papua memiliki nilai yang sangat penting. Sedangkan dalam jamuan makan, babi dijadikan simbol hubungan persaudaraan dan persekutuan satu sama lain.
"Babi menjadi simbol status kekayaan bahkan lambang kekuasaan bagi orang Papua," ujar Hari Suroto seperti dilansir dari Detik, Kamis (9/1). "Dalam tradisi masyarakat pegunungan Papua, babi merupakan prasyarat utama dalam setiap pesta kawin maupun pesta jamuan."
"Untuk pesta kawin, babi termasuk mas kawin yang sangat penting nilainya. Dalam jamuan, daging babi dibagi-bagikan sebagai simbol persaudaraan dan persekutuan," sambungnya. "Memasak babi serta memerciki para tamu dengan darah babi sebagai tanda persahabatan."
Karena begitu bermaknanya nilai babi, Hari mengingatkan wisatawan untuk berhati-hati dalam berkendara. Pasalnya jika sampai menabrak babi, ganti rugi wajib dilakukan. Walaupun pengendara menabrak anak babi, namun biaya yang wajib diserahkan untuk ganti rugi harus sama dengan harga babi dewasa.
"Ganti rugi ini biasanya disesuaikan dengan harga babi dewasa, walaupun yang ditabrak itu babi anak," jelas Hari. "Atau karena babi ini sangat disayang oleh pemiliknya maka ganti rugi dihitung berdasarkan jumlah susu babi betina."
"Jumlah susu babi betina itu nantinya dikalikan dengan harga satu ekor babi dewasa," sambungnya. "Sejumlah itulah yang harus dibayarkan bagi pengendara yang telah menabrak babi."
Dikabarkan, harga satu ekor babi dewasa bisa mencapai harga diatas Rp1 juta. Oleh karena itu, Hari mengingatkan wisatawan untuk selalu waspada dalam berkendara saat berlibur di Papua agar tidak sampai menabrak babi.
(wk/lian)