Orang Indonesia Kerap Disebut Kebal Dari Virus Corona, Apa Benar?
Nasional

Hingga kini, warga Indonesia masih belum terinfeksi virus Corona. Hal ini membuat masyarakat Indonesia kerap disebut kebal dari virus mematikan tersebut, apakah benar?

WowKeren - Wabah virus Corona masih menjadi sorotan di awal tahun 2020. Virus yang memiliki nama novel coronavirus (2019-nCov) ini bahkan berhasil menelan korban jiwa lebih dari 600 orang dan menginfeksi ribuan orang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan virus Corona sebagai darurat internasional. Hingga saat ini, masih belum diketahui sumber dari virus berbahaya tersebut.

Virus Corona tipe baru ini sendiri hingga kini masih belum ditemukan vaksin sehingga sejumlah ilmuwan di seluruh dunia berlomba-lomba untuk segera menemukan obatnya. Meski begitu, Indonesia merupakan negara yang warganya sama sekali belum terjangkit virus yang berasal dari kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok itu.

Namun, seorang Dokter sekaligus pembawa acara Relatif Perspektif podcast, Shela Putri Sundawa mengatakan jika ada kemungkinan virus ini masuk ke Indonesia. Jalan tercepat bagi virus Corona Tiongkok untuk sampai di Indonesia adalah apabila individu atau kelompok rentan belum lama ini berkunjung ke Wuhan dan sudah kembali ke Indonesia.


"Pernyataan bahwa kita (orang Indonesia) tidak ada yang terkena virus ini bisa dikatakan adalah pernyataan yang prematur," ujar Shela. "Jadi, untuk mengatakan bahwa orang Indonesia lebih kuat secara imunitas itu adalah pernyataan yang salah, karena sudah ada beberapa orang yang sudah menjadi terduga indikasi terkena virus corona dan sudah melewati pemeriksaan walaupun hasilnya belum positif."

Lebih lanjut, Shela menjelaskan alasan kenapa virus ini susah untuk "masuk" ke Indonesia. Ia menilai, penyebabnya berhubungan dengan perbedaan iklim yang cukup kontras antara Wuhan dengan Indonesia. Keadaan Wuhan saat ini sedang tak bisa melihat matahari karena ditutupi salju, sementara di Indonesia kita masih bisa menjumpai matahari setiap harinya.

Ia juga menambahkan, hingga kini penularan virus ini belum diketahui transmisinya melalui apa. Akan tetapi, diduga transmisinya melalui bersin dan batuk.

"Virus ini akan menyerang kepada orang-orang yang kekebalan tubuhnya rendah," terangnya. "Sampai saat ini, kebanyakan korban yang terhadap virus ini adalah orang-orang yang lanjut usia yang memiliki penyakit-penyakit sebelumnya."

Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat memperhatikan etiket bersin dan batuk yang baik dan benar. Selanjutnya, harus menerapkan pola tidur dan hidrasi yang cukup serta jangan remehkan kebiasaan untuk mencuci tangan.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait