Ahli Primbon Sebut Takdir BCL dan Ashraf Sinclair Adalah Kematian
Instagram
Selebriti
Ashraf Suami BCL Meninggal Dunia

Takdir percintaan BCL dan Ashraf Sinclair dibaca oleh ahli primbon bernama Mbah Sunan. Sebut takdir pasangan ini adalah kematian karena dalam perhitungan weton dan neptu Jawa kurang bagus.

WowKeren - Kepergian Ashraf Sinclair yang mendadak pada Selasa (18/2) lalu nampaknya masih menjadi perhatian publik. Keluarga besar Bunga Citra Lestari (BCL) pun masih merasakan kesedihan serta tak percaya jika sosok Ashraf sudah pergi untuk selama-lamanya. Terutama sang istri, BCL yang sangat syok melihat belahan jiwanya harus pegi lebih dulu meninggalkannya.

Setelah sebelumnya kisah cinta BCL dan Ashraf diramalkan menjadi cinta sejati oleh seorang ahli tarot, kali ini muncul lagi seorang pria bernama Mbah Sunan yang membaca nasib cinta BCL dan Ashraf melalui primbon Jawa. Berdasarkan weton dan neptu lahir, takdir cinta BCL dan Ashraf disebut kematian.


Dalam tradisi masyarakat Jawa, jodoh atau pernikahan dikaitkan dengan kecocokan weton lahir. Kecocokan neptu antara calon suami dan istri ini diyakini akan berpengaruh dalam kelangsungan rumah tangga. Hal inilah yang berusaha dibaca oleh Mbah Sunan dalam hubungan pernikahan BCL dan Ashraf.

Mbah Sunan sebut takdir percintaan BCL dan Ashraf adalah kematian lantaran berdasarkan perhitungan Jawa kurang bagus. "Kelahiran BCL adalah 22 Maret 1983 yang kebetulan weton kelahirannya adalah Selasa Pahing bobot neptunya 12, sedangkan Ashraf Sinclair lahir pada 18 September 1979 yang kebetulan weton kelahirannya Selasa legi, bobot neptunya 8." terang Mbah Sunan mengutip Grid.id, Kamis (27/2).

Menurut Mbah Sunan, meskipun Ashraf orang Malaysia tetapi ia telah tinggal dan menetap di Pulau Jawa, sehingga bisa dikaitkan dengan primbon. "Artinya petung perjodohan mereka ketemu 20, BCL 12 ditambah Ashraf Sinclair 8. Analisa neptu weton (neton) jodoh 20 jatuh pada perhitungan yang kurang bagus," ungkap Mbak Sunan.

Mbah Sunan lantas menganalisa primbon percintaan BCL dan Ashraf. "Pertama berdasarkan perhitungan empat siklus, yaitu gonto, gembili, sri, punggel jatuhnya ada pada punggel. Artinya ada salah satu yang akan meninggal dunia atau minimal pernikahan ini tidak bisa langgeng alias terjadi perpisahan. Jadi punggel ini artinya dua bisa salah satu meninggal atau perceraian," ucapnya.

Dari sekian banyak analisa Mbah Sunan, ia mengatakan takdir cinta BCL dan Ashraf memang kematian. "Ternyata didominasi dengan yang kurang bagus. Bahkan diperkirakan salah satu di antara pasangan ini akan ada yang wafat atau meninggal dunia terlebih dulu," pungkas Mbah Sunan.

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Jawa memang sangat percaya dengan perhitungan primbon yang disebut sudah menjadi warisan dari nenek moyang. Terlepas dari benar atau tidaknya ramalan primbon dari Mbah Sunan ini, yang pasti kepergian Ashraf adalah garisan takdir dari Tuhan. Kita doakan saja agar BCL dan keluarga besar dapat segera bangkit dari keterpurukan ini, dan bisa kembali melanjutkan hidupnya.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts