Hobi Cium Aroma Bensin, Orangtua Tega Kurung Anak Sampai Tujuh Tahun
SerbaSerbi

Cerita orangtua asal Klaten yang dengan tega mengurung anaknya selama tujuh tahun lantaran memiliki hobi suka mencium aroma bensin. Bagaimana ceritanya?

WowKeren - Seorang pemuda berinisial BA (19) telah menghabiskan waktunya bertahun-tahun di kurungan berpintu besi di rumahnya. Ternyata, pemuda asal Desa Troketon, Pedan, Klaten ini dikurung oleh keluarganya sendiri lantaran dinilai memiliki hobi yang membahayakan dirinya dan orang lain.

Ibu BA, Eni Lestari menceritakan jika putranya tersebut senang menghirup bensin dan bahan bakar kendaraan. Ia lantas memutuskan untuk mengurung sang anak di dalam kurungan.

Menurutnya, sang anak jika kambuh sering mengganggu orang di jalan dengan berusaha mencium aroma bahan bakar kendaraan orang tersebut. Akibatnya, putranya sering dikira akan mencuri kendaraan dan sering dihajar oleh orang lain.

"Sukanya menghirup bensin dan jalan satu-satunya ya saya kurung," cerita Eni Lestari seperti dilansir dari Detik, Jumat (13/3). "Kalau kambuh mengganggu orang di jalan dan jika orang yang tidak tahu dikira mau mengambil sepeda motor, padahal cuma mau menghirup (membaui) bensinnya sehingga sering dipukuli orang."


Eni lantas menceritakan lebih lanjut mengenai anaknya. Ia mengatakan jika BA selama ini lahir pada 2001 silam sebagai anak yang normal pada umumnya. Perilaku BA mulai terlihat berbeda saat menginjak usia tiga tahun yaitu suka menghirup bensin.

"Kami tahunya setelah umur tiga tahun dan perilakunya aneh," beber Eni. "Setelah tambah besar tambah aneh sebab senang menghirup bensin dan bahan bakar lain."

Selain itu, Eni menceritakan jika BA sering ngamuk dan marah-marah tidak terkendali jika tidak bisa menemukan bensin maupun bahan bakar untuk dihirup. Padahal, BA sering menghirup dan mencari bensin hingga tanpa sadar bisa berjalan sampai desa-desa lain yang jaraknya begitu jauh.

Oleh sebab itu, Eni dan suaminya memutuskan untuk mengurung BA di kamarnya sejak 7 tahun silam demi menjaga keamanan sang putra. Mengenai kebiasaan aneh sang anak, Eni juga mengaku sempat membawa BA ke RSJ. Sayang, tidak ada perubahan yang signifikan terkait kondisi putranya tersebut.

"Kalau dilepas sebenarnya hanya mencari bensin. Tapi dari pada berbahaya dipukuli orang yang tidak tahu kondisinya mending di rumah," kata Eni. "Pernah dua kali beberapa bulan di RSJ dua bulanan lalu pulang. Biaya gratis sebab pakai BPJS tapi tidak membaik."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait