YG Diduga Berikan Suap Miliaran Agar Jurnalis Berhenti Beritakan Dua Kasus Seungri Ini
Selebriti

YG Entertainment dicurigai menyuap seorang jurnalis dengan uang sebanyak 100 juta won (sekitar Rp 1,3 miliar) agar berhenti menulis artikel tentang kasus mengemudi dalam keadaan mabuk dan narkoba Seungri.

WowKeren - Menurut laporan eksklusif dari SBS FunE, kecurigaan sekali lagi muncul bahwa YG Entertainment memberikan 100 juta won (sekitar Rp 1,3 miliar) secara tunai kepada seorang jurnalis yang diidentifikasi sebagai "Kim", yang sedang bersiap untuk menerbitkan artikel tentang dugaan kasus mengemudi dalam keadaan mabuk Seungri dan kasus narkoba pada tahun 2017.

Pada Februari 2019, dilaporkan oleh sebuah outlet media bahwa YG Entertainment membayar 100 juta won, namun YG membantah tuduhan tersebut. Selain itu, jurnalis "Kim" bersumpah untuk mengambil tindakan hukum terhadap outlet media yang melaporkan berita tersebut karena informasi yang salah telah menyebar.


Namun ada banyak kesaksian rinci dari yang lain bahwa jurnalis "Kim" secara pribadi memberi tahu mereka tentang uang yang diterimanya dari YG Entertainment. Seorang kenalan "Kim" memberi tahu SBS FunE bagaimana "Kim" bercerita bahwa ia menerima uang yang dimasukkan ke dalam dua tas.

"Mantan jurnalis 'Kim' dengan jelas mengatakan bagaimana dia mendapat 2 kantong roti penuh uang di taman bermain. Ada juga orang lain yang mendengarnya mengatakan ini. Dia bilang, 'Mungkin karena uangnya berupa pecahan 50 ribu won, tapi itu tidak sebanyak yang aku kira'. Dia bahkan membual tentang bagaimana dia akan pulang dan menghitungnya dengan istrinya," ujar saksi "A".

"'Kim' secara pribadi mengatakan bagaimana dia menerima 100 juta won. Dia bilang dia akan menggunakan uang itu untuk membayar kembali pinjaman Jeonse yang dia ambil saat dia pindah ke Mokdong. Aku dengar YG Entertainment pertama kali menawarkan 10 juta won dan dia menolak, tapi menerima ketika mereka menawarkan 100 juta. 'Kim' bilang kalau mereka punya banyak uang jadi mereka seharusnya menaikkan tawaran. 'Kim' ingin melawan Yang Hyun Suk sampai akhir, tapi Yang Min Suk masuk dan membantu bernegosiasi," kata saksi "B".

"Tanpa bertanya, 'Kim' sesumbar bahwa dia menerima million 100 juta won dari YG. Dia juga mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan apa yang tampaknya adalah kesepakatan mereka. Jumlah dalam perjanjian itu tidak persis 100 juta won, tapi lebih mendekati 90-an juta," ungkap saksi "C".

Akhirnya, seorang kenalan keempat mengungkapkan pengalamannya. "Saat 'Kim' bicara tentang 100 juta won yang dia dapatkan dari YG Entertainment, dia bilang dia tidak mendapatkannya dari YG, tapi dari Bos Won," kata saksi "D".

Bos Won diduga adalah Won Young Shik, nama besar di industri perdagangan saham yang dekat dengan Yang Hyun Suk. Sementara "Kim" mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap outlet media yang pertama kali melaporkan berita itu, telah dikonfirmasi oleh SBS FunE bahwa setelah lebih dari 13 bulan, belum ada tindakan hukum yang diambil.

SBS FunE telah meminta pernyataan YG Entertainment mengenai situasi ini, tetapi belum menerima tanggapan. Seorang pengacara mengomentari hukuman yang kemungkinan dihadapi "Kim" jika tuduhan itu terbukti benar.

"Jika kecurigaan itu benar, suap saja sudah melanggar Pasal 8 undang-undang Kim Young Ran (Anti-Suap). Dia bisa menerima hingga 3 tahun penjara dan denda 30 juta won. Jika ternyata ini terkait dengan pekerjaannya, maka hukumannya akan lebih berat. Juga, jika diakui bahwa dia benar-benar menerima sejumlah besar uang karena tidak menerbitkan artikel, itu bisa dianggap sebagai kelalaian profesional, yang membawa hukuman hingga 5 tahun penjara dan denda 10 juta won," ujar pengacara Na Hyun Ho.

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts