Pasien Positif COVID-19 Keluhkan Rasa Seperti Tersengat Listrik, Begini Penjelasannya
Health

Baru-baru ini pasien positif COVID-19 mengeluhkan rasa seperti tersengat listrik ketika mereka 'berperang' dengan virus Corona. Dokter pun memberikan penjelasan soal sensasi tersebut.

WowKeren - COVID-19 cukup membuat pening tenaga medis karena tak ada gejala spesifik yang membedakannya dengan penyakit serupa flu lainnya. Demam tinggi, sesak napas, atau yang terbaru ini kehilangan indera penciuman dan perasa merupakan beberapa gejala yang dialami pasien COVID-19.

Namun baru-baru ini ada sebuah gejala yang kompak dikeluhkan oleh pasien positif COVID-19. Gejala itu adalah rasa seperti tersengat listrik yang dirasakan di sekujur tubuhnya.

Pihak medis pun angkat bicara soal gejala tersebut. Ahli penyakit infeksius di Amerika Serikat, Dr. Daniel Griffin menyebut sensasi seperti tersengat listrik itu mungkin bagian dari upaya perlawanan daya tahan tubuh terhadap virus, yang kemudian berdampak pula pada sistem saraf pasien.

"Kami sudah mengidentifikasi gejala tersebut," katanya, dilansir dari New York Post, Sabtu (11/4). "Tapi kami belum meyakininya (belum menemukan penjelasan ilmiah di baliknya)."

Griffin menyebut sensasi tersengat listrik itu pun masih memicu perdebatan di kalangan ahli saraf. Namun sejauh ini para ahli meyakini sensasi tersebut berasal dari upaya tubuh melawan virus Corona.


Namun Dr. Vipul Shah yang menjadi Kepala Bagian Klinis di aplikasi Pack Health (semacam aplikasi kesehatan seperti Halodoc atau Alodokter di Indonesia) memiliki pandangan berbeda. Ia mengaitkan sensasi tersengat listrik itu dengan demam tinggi yang dialami pasien COVID-19.

"Jika seseorang tak terbiasa mengalami demam yang begitu tinggi, bisa jadi kulit mereka merasakan sensasi seperti tersengat listrik," terang Shah. Ia pun merekomendasikan penggunaan gel atau losion ringan berbahan lidah buaya (Aloe vera) untuk meredam sensasi tersebut.

Lantas bagaimana bila seorang pasien merasakan gejala seperti itu? Baik Griffin maupun Shah tak bisa memberikan solusi lebih banyak karena memang penjelasan ilmiah soal gejala tersebut belum ada.

Kendati demikian, Griffin hanya menyarankan agar pasien membiarkan sensasi itu. Sebab nantinya tubuh dengan sendirinya meredam gejala seperti tersengat listrik itu apabila kondisinya semakin membaik.

"(Sensasi itu) memang mengganggu," terangnya. "Namun kondisi pasien akan membaik, kita hanya perlu menunggunya. Tubuh manusia sudah diciptakan sedemikian rupa dan akan membaik dengan sendirinya."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait