Dokter ungkap efektivitas implan payudara dalam menghadang peluru setelah seorang wanita asal Kanada menjadi korban penembakan dan berhasil selamat. Bagaimana ceritanya?
- Ruth Meliana
- Selasa, 21 April 2020 - 21:42 WIB
WowKeren - Dokter di Kanada dibuat terkejut dengan fungsi silikon yang biasa dipakai untuk implan payudara. Keterkejutan ini bermula saat seorang wanita yang menjadi korban penembakan berhasil selamat berkat implan payudara yang di tubuhnya.
Dilansir Gizmodo, peristiwa ini dimuat dalam laporan kasus di jurnal Plastic Surgery Case Studies edisi 15 April 2020 yang ditulis para dokter di Kanada. Dalam laporan itu, seorang wanita berusia 30 tahun yang tidak disebutkan namanya sedang berjalan menyusuri jalan di Toronto pada 2018.
Tiba-tiba, wanita ini merasakan dada kirinya panas dan sakit. Ia kemudian melihat darah merembes ke luar tubuhnya dan sadar telah menjadi korban penembakan.
Wanita ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Sesampainya di ruang gawat darurat, ditemukan ada luka tembak di atas puting payudara sebelah kiri. Namun, pemeriksaan lebih lanjut mengungkap jika peluru itu tertahan di silikon implan payudara sebelah kanan.
Dokter di Kanada menyebutkan jika implan payudara tersebut berhasil menangkis peluru dan menghentikannya menembus jantung. Dokter pun melepaskan kedua implan payudaranya.
Hal ini dilakukan setelah peluru diketahui masuk melalui implan di sisi kiri, kemudian bergerak ke implan kanan dan terhenti di sana. Karena implan kiri berada di atas jantung dan rongga dada lebih dalam, kemungkinan defleksi menyelamatkan hidup wanita itu.
Tembakan nyasar tersebut telah membuat wanita ini mengalami patah tulang dan kehilangan kedua implan payudaranya. Meski demikian, ia berhasil diselamatkan setelah implan dan peluru dikeluarkan, lalu lukanya dibersihkan dan diberi antibiotik sebagai tindakan pencegahan.
Bahkan, wanita tersebut berhasil pulih dalam waktu yang cukup singkat berkat implan payudara yang telah menjadi tamengnya. “Wanita itu dapat pulih dengan baik," kata Ahli Bedah Plastik dan penulis kasus ini seperti dilansir dari Gizmodo, Selasa (21/4).
Hebatnya, peristiwa implan payudara menyelamatkan nyawa bukan kali pertama terjadi menurut literatur medis. McEvenue dan koleganya memutuskan mencari kasus serupa dalam literatur medis. Mereka menemukan empat kasus lain di mana implan payudara wanita menghalangi peluru.
Setidaknya ada dua kasus di mana implan payudara kemungkinan bisa menyelamatkan nyawa. Dalam kasus-kasus itu, implan silikon tampaknya berfungsi dalam menahan laju kecepatan peluru sehingga tidak fatal.
Kini, para ilmuwan telah menguji di laboratorium seberapa efektif implan payudara dalam menghentikan peluru. Mereka menemukan bukti, implan payudara bisa menyelamatkan nyawa dalam beberapa kondisi.
(wk/lian)