Warga Korea Utara Dilaporkan Mulai Panic Buying
Getty Images
Dunia

Panic buying yang dilakukan oleh warga Korea Utara ini diyakini ada kaitannya dengan kebijakan pencegahan virus corona serta kondisi kesehatan Kim Jong Un yang dikabarkan kritis.

WowKeren - Panic buying dilaporkan mulai terlihat di beberapa toko di Pyongyang, Korea Utara, sejak Senin (20/4). Para warga dikabarkan panik membeli berbagai kebutuhan rumah tangga, makanan pokok, serta apa pun yang tersisa di toko. Aktivitas tersebut menyebabkan rak di toko-toko di Pyongyang terlihat kosong.

Pembelian tersebut mungkin disebabkan oleh tindakan pencegahan virus corona (COVID-19) yang diperketat di Korea Utara. Disebutkan pula bahwa lonjakan panic buying ini terjadi pada Rabu (22/4), di mana hal ini menyebabkan harga makanan pokok di Korea Utara naik tajam karena peningkatan permintaan pasar.

Dikutip dari The Jakarta Post, warga di ibu kota Pyongyang memang mulai terlihat panik sejak Korea Utara secara efektif menutup perbatasannya pada Januari lalu. Akan tetapi, para warga tidak melakukan panic buying dan sejauh ini hanya persediaan buah-buahan serta sayuran yang mengalami kekurangan. Namun sejak awal pekan ini, masyarakat mulai memborong semua bahan makanan pokok sehingga beberapa toko dan pusat grosir kewalahan.


Sebelumnya, diketahui bahwa Korea Utara dengan sigap menutup perbatasan dengan Tiongkok sejak virus corona mulai menyebar ke seluruh dunia pada 31 Januari. Mereka juga dengan sigap memberlakukan tindakan pengamanan yang sangat ketat. Pekan lalu, Korea Utara juga menyatakan bahwa mereka akan memperketat kebijakan isolasi bagi seluruh warga maupun diplomat di negara tersebut.

NK News juga mengklaim kalau hal ini disebabkan sosok pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang tidak muncul beberapa waktu terakhir, disusul oleh kabar soal kondisi kesehatannya yang disebut sedang kritis pasca menjalani operasi kardiovaskular.

Sebelumnya, seorang sumber menyebut bahwa kondisi Kim Jong Un juga akan sangat berpengaruh pada kelangsungan Korea Utara. Ia menggambarkan kemungkinan krisis kemanusiaan besar di Korea Utara yang dapat mengakibatkan jutaan orang kelaparan dan eksodus massal pengungsi Korea Utara ke Tiongkok. Hal inilah yang diduga membuat warga panik dan melakukan panic buying sejak beberapa hari terakhir.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait