Wabah Corona, Survei Ungkap Orang Sudah Tak Punya Nyali Nonton Konser
SerbaSerbi

Dampak adanya pandemi virus corona (COVID-19), hasil survei mengungkapkan jika saat ini sudah banyak orang yang tidak memiliki nyali untuk menonton konser.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) saat ini masih menjadi momok yang begitu menakutkan di dunia. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Senin (4/5), sebanyak lebih dari 3,5 juta orang di dunia dinyatakan terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Akibatnya, penyebaran virus corona telah mengubah cara hidup masyarakat dunia yang harus melakukan physical distancing hingga isolasi mandiri demi mencegah tertular. Hal ini rupanya juga berdampak pada berbagai sumber hiburan masyarakat, seperti konser musik.

Berdasarkan survei yang dilakukan Reuters/Ipsos, wabah corona telah membuat banyak orang takut menonton konser musik lagi. Sebanyak 60 persen masyarakat Amerika Serikat (AS) mengaku tidak ingin datang ke konser musik lagi selama vaksin COVID-19 belum ditemukan.

Dari 60 persen tersebut, sebanyak 40 persennya bahkan rela tidak menonton konser sampai vaksin tersedia meskipun hal itu bisa memakan waktu bertahun-tahun. Sementara 20 persen lainnya justru merasa ragu vaksin bisa ditemukan dan lebih memilih untuk tidak datang ke konser musik lagi.


Ahli medis asal Amerika Serikat, Zeke Emanuel telah memprediksi jika tidak akan ada konser musik lagi hingga tahun 2021. Oleh sebab itu, ia mengaku heran dengan promotor konser yang masih menjadwalkan ulang acaranya sampai akhir 2020 dan menilai mereka tidak realistis.

”Ketika mereka bilang akan menjadwalkan ulang acara besar seperti konferensi, konser musik, dan gelaran olahraga sampai Oktober 2020, aku enggak mengerti kenapa para promotor berpikir itu adalah opsi yang memungkinkan," ujar Zeke yang juga merupakan Director Healthcare Transformation Institute di University of Pennsylvania ini. “Secara realistis, paling cepat itu musim gugur 2021.”

Survei ini tidak hanya mengungkap bagaimana masyarakat takut menikmati konser musik lagi secara langsung. Hasil survei juga menunjukkan ketakutan mereka untuk menghadiri taman bermain hingga acara olahraga yang melibatkan banyak penonton.

Dari data yang dikumpulkan, 59 persen orang menyebut jika taman bermain seperti Disneyland wajib ditutup hingga vaksin berhasil ditemukan. Hal serupa juga harus dilakukan oleh sejumlah pertandingan olahraga. Sebanyak 59 persen orang berpendapat jika acara olahraga boleh dilaksanakan dengan syarat tidak ada penonton di lokasi.

Survei ini telah dilakukan sejak 15-21 April 2020 lalu yang diikuti sebanyak 4.429 orang di AS. Keseluruhan hasil survei menyimpulkan jika banyak masyarakat yang masih belum merasa aman untuk kembali menjalani aktivitas secara normal selama vaksin COVID-19 tak kunjung ditemukan dan diedarkan secara luas.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait