Luna Maya curhat pada Daniel Mananta soal proses memaafkan Ariel yang butuh waktu bertahun-tahun. Namun Luna langsung tersadar dan belajar mengikhlaskan berkat nasihat Edric Tjandra.
- Ria Susilo Wardhani
- Rabu, 20 Mei 2020 - 16:32 WIB
WowKeren - Kisah cinta Luna Maya dan Ariel sempat membuat keduanya dipuji sebagai pasangan serasi. Luna bahkan bersikap keibuan pada putri Ariel, Allea Anata, yang saat itu masih belia.
Namun hubungan asmara keduanya retak saat Ariel tersandung skandal video syur. Luna pun jadi terseret karena salah satu video panas itu memperlihatkan sosok dirinya. Skandal itu juga sekaligus membongkar perselingkuhan Ariel dan Cut Tari.
Pengkhianatan Ariel membuat Luna patah hati dan murka. Ia sempat sulit memaafkan mantan kekasihnya itu.
"Ada satu momen (depresi), gua kalau jalan pakai hoody, nunduk, insecure," kata Luna di vlog Daniel Mananta. "Manusia itu kalau dikasih masalah yang besar itu pertama menjadi gila, kedua survival modenya keluar. Pada saat itu, 'the new normal' gua itu memikirkan apakah aku bisa bertahan besok. Gua merasa nggak layak (di depan Tuhan)."
"Gua penasaran proses loe memaafkan Ariel itu seperti apa, loe sempat mendoakan Ariel, tapi habis itu loe kayak marah banget, sakit hati banget," ujar Daniel. "Proses memaafkan itu nggak gampang. Butuh waktu bertahun-tahun. Pertama pasti akan jadi orang yang bitter, hidup rasanya berat, kayak punya beban, tidur nggak nyenyak, terus dengar berita tentang orang yang nggak kita maafin itu kita jadi ugh," kata Luna.
Untungnya Luna memiliki sahabat karib yang selalu mengingatkannya. Sosok Edric Tjandra muncul dan sempat menasihati Luna agar memaafkan Ariel.
Dia pernah ngomong gini, 'Lun, penyakit hati tuh bisa bikin penyakit badan, lho.' Kalau di kepercayaannya gitu. It hit me, kayak darr," kata Luna. "Cuma satu kalimat itu? Dan itu tiba-tiba mengubah semuanya? Wow," seru Daniel. "Gua pulang, gua mikirin. Iya iya. Dan secara medis pun terbukti kan, stres itu bisa bikin penyakit beneran," kata Luna.
Awalnya, Luna belajar memaafkan dirinya yang telah gagal dalam urusan cinta. Setelah menenangkan diri, ia akhirnya bisa mengikhlaskan sosok Ariel.
"Gue harus melepaskan belengu itu supaya gue bisa lebih ringan," kata Luna. "Akhirnya gue berpikir, I forgive. Pertama, maafin diri dulu karena gue sudah menyiksa diri gue begitu lama. Minta bantuan (Tuhan) supaya bersih, lebih tenang."
Luna mengakui ia mengalami perubahan setelah belajar ikhlas. "Mungkin orang menganggapnya aib, hina, tapi benefit ke gua luar biasa, entah kenapa setelah gua lebih ikhlas, gua lebih bahagia," kata Luna.
(wk/riaw)