Olla Ramlan Rayakan Lebaran Tanpa Kehadiran Sang Ayah, Rindu Momen Dicium Sampai 7 Kali
Instagram/ollaramlanaufar
Selebriti
Idul Fitri 2020

Olla Ramlan mengungkapkan tahun ini adalah kali kedua dirinya merayakan Lebaran tanpa kehadiran sang ayah tercinta. Olla pun mengenang sang ayah semasa hidupnya.

WowKeren - Olla Ramlan ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/5). Tahun ini adalah kali kedua Olla tanpa kehadiran sang ayah, Muhammad Ramlan. Seperti diketahui, ayah Olla telah pergi untuk selama-lamanya pada 4 Juni 2018 lalu.

Lebaran 2020 juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi virus Covid-19. Karena pandemi ini, Olla tak bisa merayakan Lebaran di kampung halaman yang berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hal ini diungkapkan Olla saat menjadi bintang tamu dalam acara "Brownis" pada Rabu (27/5).


"Biasanya kan yang utama, aku ke abah dulu. Tapi, karena kondisinya sekarang seperti ini, ya apalagi kita ada virus (corona) seperti ini," ungkap Olla. "Ya jadi enggak bisa keliling. Paling di rumah aku atau di rumah mama mertua.”

Wanita berusia 40 tahun ini bercerita soal hal-hal yang ia rindukan saat momen Lebaran tiba. Salah satu momen tersebut adalah mencium ayahanda tercinta.

"Sebenarnya, bukan pada saat Lebaran saja, sih. Setiap kali kita ketemu abah, itu pasti aku cium tangan, terus pipi kanan, pipi kiri, terus jidat, terus gantian," kata Olla. "Jadi, kita tuh nyiumnya tujuh kali. Itu yang aku kangenin dari abah."

Olla pun mengenang sang ayah adalah sosok pekerja keras semasa hidupnya. Olla kemudian berharap sang ayah tercinta bisa bangga terhadap dirinya.

"Abah kan sebenarnya dia pekerja keras juga, semuanya dari nol dan dia lihat anaknya yang jarang minta-minta itu juga aku, mungkin ya enggak tahu sih," ujar Olla. "Cuma, ya selama ini aku merasa abah insyaAllah mudah-mudahan bangga sama aku."

Sementara itu, Olla juga sempat membagikan kabar duka. Ayahanda dari suami Olla, Aufar Hutapea meninggal dunia beberapa waktu lalu. Saat ayah Aufar meninggal, Olla dan suami mengaku tidak bisa menjenguk almarhum di rumah sakit karena aturan PSBB dari pemerintah.

"Iya ayah dari Aufar. Aufar itu pada saat ayahnya meninggal situasinya lagi Covid seperti ini ya, jadi walaupun meninggalnya bukan karena Covid pasti suspek kan," ucap Olla. "Apalagi papa sudah tua, pada saat sakit nggak bisa nengokin ke rumah sakit."

Olla kemudian menceritakan bahwa Aufar sangat tegar ketika mendapatkan kabar sang ayah pergi untuk selamanya. Meski tidak terlihat menangis, Olla yakin Aufar menumpahkan kesedihannya sendiri karena termasuk tipe orang yang suka memendam perasaan.

"Pastinya aku tahu dia trauma banget, tapi dia karena orangnya itu mendem. Jadi enggak terlalu, kalau kita kan nangis ya nangis saja," pungkas Olla. "Aufar pas dikabarin papa meninggal aku langsung lari ke atas nyamperin dia, aku meluk dia, dia diam gitu. Memang kayak gitu orangnya. Nangisnya enggak ketahuan sama aku, paling nangisnya di kamar mandi feeling aku."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts