Kontroversi Jungkook dan Suga Disebut Cacat Kesuksesan BTS di Semester Pertama 2020
Selebriti

Jurnalis outlet media Star News menyatakan bahwa kontroversi Itaewon Jungkook dan mixtape Suga dapat menutupi semua keberhasilan BTS selama semester pertama 2020.

WowKeren - Tidak bisa dipungkiri bahwa bahwa enam bulan pertama 2020 ini bisa dibilang paling sukses untuk BTS (Bangtan Boys). Namun jurnalis menyatakan bahwa masalah yang dihadapi grup besutan Big Hit Entertainment itu dapat menutupi semua keberhasilan mereka.

Outlet media Star News menyoroti peristiwa-peristiwa yang terjadi selama semester pertama 2020 oleh seorang jurnalis Korea yang memilih untuk tetap anonim. BTS memulai tahun ini dengan ledakan di mana mereka diundang untuk tampil di program "Dick Clark's New Year's Rockin' Eve" di Times Square di New York City, menjadi artis Korea pertama yang tampil.

Kurang dari sebulan kemudian, BTS diundang untuk hadir dan tampil di Grammy Awards ke-62, sekali lagi menjadi musisi Korea pertama yang tampil di sana. Mereka tampil di atas panggung bersama penyanyi country Billy Ray Cyrus dan rapper Lil Nas X membawakan "Old Town Road".

Jurnalis menyatakan, "Apa yang dilakukan BTS dalam bermusik bukan hal yang fenomenal lagi. Mereka sudah memiliki Billboard dan penghargaan Musik Amerika, dan mereka yang tampil (di Grammy) benar-benar dapat membuka pintu lebar-lebar bagi mereka."

BTS kemudian merilis album studio keempat mereka "Map of the Soul: 7" pada akhir Februari, dan segera menjadi sukses besar. Itu masuk ke Billboard 200, yang menempati peringkat album teratas dan EP di Amerika Serikat. Empat bulan kemudian, album ini masih di tangga lagu Billboard, saat ini duduk di peringkat ke-64 pada 20 Juni.

Sayangnya, segala sesuatu mulai menurun tak lama setelah itu, salah satunya karena pandemi global COVID-19. Mereka dijadwalkan untuk melakukan 38 konser di 18 kota di seluruh dunia. Dari pertunjukan itu, empat telah dibatalkan (semua empat pertunjukan di Korea Selatan), dan 34 pertunjukan lainnya telah ditunda tanpa batas waktu.

Peristiwa lain yang membayangi kesuksesan BTS dalam waktu dekat adalah pendaftaran wajib militer Jin. Member tertua grup itu diatur untuk mendaftar bersama dengan idol lain yang lahir pada 1992. Namun netizen dan bahkan beberapa eksekutif musik telah melobi agar semua member dibebaskan dari militer.


Cacat kesuksesan grup yang pertama disebabkan oleh kontroversi Itaewon pada akhir April yang melibatkan maknae Jungkook. Ia bersama teman-teman idolnya dari geng 97 disebut-sebut melanggar jarak sosial yang wajib pada saat itu sehingga membuat publik agak kecewa.

"Aku menemukan itu mengejutkan kadang-kadang, dan bahkan mengecewakan, bahwa selebriti jenis apa pun kadang-kadang berpikir mereka di atas hukum atau bahwa mereka tidak akan pernah tertangkap, terutama jika mereka yang lebih besar. Aku tidak mengatakan ini adalah memang demikian halnya siapa pun yang terlibat, tapi apa pun itu benar-benar membawa perhatian negatif kepada grup (BTS). Itu saja," komentar jurnalis.

Terkait masalah Jungkook, Big Hit awalnya menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi kehidupan pribadi artis mereka. Setelah mengeluarkan pernyataan itu, mereka mencabutnya dan malah meminta maaf secara formal. Namun banyak yang merasa bahwa alasannya sudah terlambat dan merasa enggan menerimanya. Jungkook kemudian meminta maaf secara langsung yang membuat para penggemar lebih mudah menerima.

"Aku tidak terkejut bahwa penggemar lebih bersedia untuk menerima permintaan maaf (Jungkook) dibandingkan dengan Big Hit. Setiap kali aku meliput agensi yang mengeluarkan pernyataan permintaan maaf, sepertinya itu adalah formulir yang diisi. Ketika kalian melihat atau mendengar atau membaca kata-kata dari terdakwa sendiri, itu menempatkan wajah di balik kata-kata itu. Kau sadar itu orang yang nyata di sana, dan menjadi lebih mudah untuk menerima kata-kata itu," ungkap jurnalis.

Skandal terbaru grup ini adalah tentang pengambilan sampel suara dari mixtape "D-2" terbaru Suga yang dirilis dengan nama panggung lainnya Agust D. Lagu "What Do You Think?" terungkap memiliki kutipan dari pidato Jim Jones, pemimpin sekte sesat yang terkenal jahat sekaligus pelaku utama di balik "Pembantaian Jonestown". Big Hit sekali lagi mengeluarkan permintaan maaf lain, mengklaim kurangnya pemahaman tentang situasi historis dan sosial, tapi beberapa penggemar sekali lagi enggan menerima alasan agensi.

"Ini adalah kasus lain yang mirip dengan Jungkook. Seorang idol mengklaim tidak bersalah, atau yang lebih buruk, agensi mereka melakukan itu. Sekali lagi, aku tidak menyarankan bahwa Suga sengaja melakukan ini, aku hanya terkejut bahwa hal-hal seperti ini masih terjadi, terutama oleh seorang artis yang begitu rajin, cerdas, dan agesi yang seharusnya lebih seperti itu. Sekali lagi, permintaan maaf agensi sudah diatur," ujar jurnalis.

Terlepas dari analisis mereka tentang kenapa peristiwa-peristiwa buruk ini dapat menimbulkan masalah bagi BTS di masa mendatang, jurnalis juga cepat memuji grup atas pencapaian-pencapaian penting mereka, tidak hanya selama enam bulan pertama ini tapi juga sepanjang karier mereka.

"Mungkin tampak munafik untuk mengatakan semua ini setelah hanya menyoroti dan menekankan kekurangan, tapi BTS masih melakukan hal-hal luar biasa untuk Korea, dan bukan hanya di industri musik. Mereka telah mengubah pariwisata, bagaimana budaya kita dirasakan di luar negeri, kehadiran internasional kita, dan banyak lagi. Siapa pun yang menyangkal pengaruh dan dampaknya pada Korea dan dunia menyangkal kenyataan," tutupnya.

(wk/chus)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait