Berdurasi 19 Menit, TXT Ceritakan Kisah Menegangkan Dalam MV Sinematik 'Eternally'
Musik

Pada hari ini, Senin (29/6) di tengah malam, TXT merilis sebuah MV yang bisa disebut sebagai film pendek untuk 'Eternally'. Lagu tersebut merupakan salah satu B-side dari mini album terbaru mereka 'The Dream Chapter: ETERNITY'.

WowKeren - Lama dinanti, para penggemar TXT akhirnya dimanjakan dengan album bertajuk "The Dream Chapter: ETERNITY". Tak lama berselang comeback mereka, TXT kembali merilis video musik epik baru untuk lagu mereka yang lain berjudul "Eternally".

Pada hari ini, Senin (29/6) di tengah malam, TXT merilis sebuah MV yang bisa disebut sebagai film pendek untuk "Eternally". Lagu tersebut merupakan salah satu B-side dari mini album terbaru mereka "The Dream Chapter: ETERNITY".

Tak seperti MV biasanya yang berdurasi pendek, MV "Eternally" memiliki lebih dari 19 menit dan 30 detik yang menceritakan sebuah kisah yang menarik di mana masing-masing dari lima anggota memulai perjalanan supernatural sendiri-kemudian kembali ke ruang latihan mereka, bertanya-tanya apakah itu benar-benar semua hanya mimpi.

MV yang mengingatkan kembali ke video musik TXT masa lalu dan unsur-unsur lain dari "TXT universe", dimulai dengan "Bagian 1: Malam hari terakhir". Keterangan memperkenalkan penggemar ke cerita dengan mengungkapkan kemisteriusan dari suasana MV tersebut.


"Malam hari terakhir, dunia telah hancur berkeping-keping dan hancur. Malam para member juga diwarnai dengan kegelapan. Ingatan para bocah lelaki tentang masa depan mereka yang telah ditentukan secara bertahap menggerogoti mereka, dan ketika mereka tersesat dalam labirin mimpi buruk, bocah-bocah itu bertanya, 'apakah ada pilihan lain yang bisa kita buat?' Bocah-bocah itu bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan," bunya keterangan dalam MV.

Video musik kemudian memberikan masing-masing member TXT bagiannya sendiri dari cerita. Soobin diceritakan pada "Bagian 2: Lagu bintang itu" berakhir dengan kalimat "Setiap kali aku bangun dari mimpi yang akrab, aku selalu menangis". Yeonjun pada "Bagian 3: Janji," berakhir dengan kalimat "Saat itu, kupikir itu adalah uluran tangan".

Sementara Beomgyu pada "Bagian 4: No. 17", berakhir dengan "Sisi mana yang harus saya percayai?". Taehyun pada "Bagian 5: Moratorium istirahat" berakhir dengan "Kami akan dapat menemukan jalan". Huening Kai, "Bagian 6: Gadis keabadian", berakhir dengan "Tidak peduli seberapa keras aku mengulurkan tangan, aku tidak bisa meraihnya".

Di bagian akhir video, berjudul "Bagian 7: Awal dari akhir," anggota TXT kembali ke ruang latihan. Keterangannya menceritakan, "Dalam sekejap mata, anak-anak lelaki itu merasa seolah-olah mereka telah melakukan perjalanan jauh ke tempat yang sangat jauh dan kembali. Dengan rasa takut di hati mereka, anak-anak itu berpikir, 'Apakah semua ini benar-benar hanya mimpi?'".

Setelah memotong ke adegan seram dari kata-kata "Ingat namaku" yang ditulis dalam kondensasi di cermin ruang latihan, video berakhir dengan mengungkapkan, "Anak-anak tidak tahu bahwa ini hanyalah awal dari kekacauan dan kebingungan". Bagaimana menurut kalian?

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts