Tak Boleh Sembarangan, Suplemen Jenis Ini Yang Diklaim Efektif Lindungi Diri Dari Corona
Health
COVID-19 di Indonesia

Suplemen bisa menjadi alternatif untuk menjaga kesehatan, namun tentu saja pemilihannya tak boleh sembarangan. Suplemen yang mengandung jamur Cordyceps militaris pun direkomendasikan.

WowKeren - Indonesia perlahan-lahan melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan mulai memasuki era new normal. Namun kondisi pandemi Corona yang belum berakhir tentu mengharuskan masyarakat untuk lebih waspada agar tidak tertular, salah satunya dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi suplemen. Sebagai informasi, suplemen boleh dikonsumsi apabila seseorang merasa kebutuhan nutrisinya tak bisa terpenuhi hanya dari makanan.


Namun tentu saja pemilihan suplemen ini tak boleh sembarangan. "Suplemen-suplemen paling baik yang sesuai kebutuhan," ujar Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Prof. Widodo.

Dan tidak hanya meningkatkan daya tahan tubuh, sang guru besar juga merekomendasikan penggunaan suplemen yang juga mengandung antivirus. Selain itu suplemen juga sebaiknya berperan sebagai anti-inflamasi atau peradangan karena reaksi imunitas tubuh terhadap infeksi virus biasanya memunculkan inflamasi.

Lantas suplemen seperti apakah yang sebaiknya digunakan? Widodo pun merekomendasikan suplemen yang mengandung jamur Cordyceps militaris.

"Cordyceps (militaris) memiliki beberapa bahan aktif dan bersifat sebagai immunodobulator, antiinflamasi, antivirus," ujar Widodo, seperti dilansir dari Tempo, Rabu (1/7). "Dan bisa mengobati gangguan pernapasan, termasuk antioksidan."

Berdasarkan prediksi melalui analisis bioinformatik, kandungan Adenosin dan Cordycepin dalam Cordyceps militaris berpotensi sebagai antivirus. Pasalnya struktur kedua senyawa itu mirip dengan Galidesivir, antivirus yang konon cocok untuk melawan virus Corona dan sudah melalui uji klinis fase pertama.

"Strukturnya menghambat, mengganggu proses replikasi virus," jelas Widodo. "Bahan-bahan aktif ini yang bisa bekerja sistemik untuk melakukan proses ketika tubuh kita imbalancing, sehingga sistem imun bisa terjaga baik."

Terkait masa konsumsinya, Widodo menyebut Cordyceps militaris cenderung aman untuk dikonsumsi jangka panjang. Hanya saja sebaiknya masyarakat tetap memerhatikan dosis konsumsinya.

Pada kesempatan berbeda, Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, menyebut kandungan senyawa aktif Cordyceps militaris dapat meningkatkan konsumsi oksigen ke paru-paru. Selain itu jamur ini juga bisa mengatasi fibrosis yang terbentuk pada organ-organ dalam seperti hati dan ginjal.

"Gangguan pernapasan yang menyebabkan suplai oksigen berkurang," ungkap Helmin, dilansir dari Detik Health, Rabu (1/7). "Seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru lainnya seperti gangguan mukosa pernapasan pada perokok juga dapat dibantu dengan mengonsumsi Cordyceps (militaris)."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts