Fans Harry Potter Kompak Boikot JK Rowling Akibat Isu Transgender
Getty Images
Selebriti

Dua situs terbesar penggemar Harry Potter, MuggleNet dan The Leaky Cauldron, menentang kicauan kontroversial Rowling mengenai transgender serta dengan tegas memboikot sang penulis.

WowKeren - Kontroversi cuitan kreator "Harry Potter", JK Rowling, terkait isu transgender rupanya masih berbuntut panjang. Kali ini, dua situs terbesar penggemar Harry Potter, MuggleNet dan The Leaky Cauldron, menentang kicauan kontroversial Rowling mengenai transgender serta dengan tegas memboikot sang kreator.

"Meski sulit untuk menentang seorang yang karyanya kami kagumi, akan jadi kesalahan bila kami tidak menggunakan platform ini untuk meredam kisruh yang ia sebabkan," demikian bunyi pernyataan situs MuggleNet yang dibagikan pada Kamis (2/7) waktu setempat.


"Sikap kami tegas, bahwa transgender perempuan adalah perempuan. Transgender pria adalah pria. Orang non-biner adalah non-biner. Orang interseks itu ada dan tidak bisa dipaksa untuk hidup dalam biner," lanjut pernyataan tersebut.

Bukan hanya itu saja, dua situs tersebut juga akan melakukan perubahan berbagai hal yang berkaitan dengan Rowling. Pertama, mereka tidak akan menyertakan tautan pembelian karya Rowling selain Harry Potter. Kedua, mereka tidak akan menyertakan tautan ke situs Rowling.

Ketiga, tidak akan menggunakan gambar Rowling. Keempat, tidak akan menggunakan nama Rowling dalam kutipan. Kelima, menghindari penggunaan nama Rowilng pada judul sebisa mungkin.

Perlakuan serupa juga bakal diterapkan di akun sosial media yang dikelola MuggleNet dan The Leaky Cauldron, di antaranya di Facebook, Instagram, Pinterest, Tumblr, Twitter, serta YouTube.

Kontroversi ini bermula ketika penulis seri "Harry Potter" itu mengomentari sebuah artikel yang membahas kerentanan para perempuan dan kelompok non-biner atau genderqueer yang mengalami menstruasi terhadap situasi pasca pandemi. Atas penamaan "orang yang menstruasi" tersebut, Rowling memberikan komentar, "Orang yang menstruasi. Saya yakin ada penggunaan kata untuk orang-orang itu. Seseorang bantu saya. Wumben? Wimpund? Woomud?"

Kicauan tersebut menimbulkan kecaman dari publik. JK Rowling mendapatkan julukan anti-trans dan transfobia terhadap kelompok masyarakat transgender, non-biner atau genderqueer yang juga mengalami menstruasi.

JK Rowling juga dinilai telah mencederai kecintaan para penggemar Harry Potter akibat kicauan tersebut. Sebagian pihak menilai, nilai-nilai cinta dan kasih sayang yang ditonjolkan dalam tujuh buku "Harry Potter" telah menjadi inspirasi banyak penggemar dari kelompok LGBT untuk mengakui identitas mereka.

Cuitan Rowling tersebut juga mendapatkan pertentangan dari sejumlah pemain kisah "Harry Potter" dan "Fantastic Beasts" seperti Daniel Radcliffe, Emma Watson, dan Eddie Redmayne. Mereka telah buka suara dan memberikan dukungan terhadap kelompok transgender.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts