Fans setia 'It's Okay to Not Be Okay' ini bisa mengoleksi ketiga dongeng itu sudah dirilis pada Jumat (17/7) hari ini. Bahkan tim produksi drama tvN itu juga menyediakan edisi cetak.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Jumat, 17 Juli 2020 - 16:15 WIB
WowKeren - "It's Okay to Not Be Okay" menjadi salah satu drama cukup berbeda dari yang lain. Pasalnya drama ini menampilkan beberapa dongeng menyesuaikan dengan karakter Ko Moon Young (Seo Ye Ji) yang merupakan penulis buku anak populer.
Sejauh ini, "It's Okay to Not Be Okay" sudah menghadirkan 3 dongeng anak yang cukup menguras emosi karena penuh makna mendalam. Simak review singkat ketiga dongeng itu berikut ini:
1. "Anjing Musim Semi"
"Anjing Musim Semi" menceritakan kisah anjing yang pandai menyembunyikan perasaannya. Pada siang hari, ia bisa ceria bermain dengan anak-anak di sekitarnya. Namun saat malam hari ia kesepian dan ingin bisa berlari dengan bebas di hamparan bunga musim semi.
Sang anjing tidak bisa melakukannya karena kondisi terikat di pohon. Suatu hari, kata hatinya bertanya, "Mengapa kamu tidak melepaskan ikatan di lehermu?" Namun ia sadar kalau ia sudah lupa bagaimana caranya melepaskan diri karena sudah terbiasa diikat.
2. "Bocah Yang Tumbuh Dengan Mimpi Buruk"
"Bocah Yang Tumbuh Dengan Mimpi Buruk" menceritakan bocah yang setiap hari dihantui mimpi buruk. Suatu hari ia bertemu penyihir dan meminta untuk dihilangkan semua mimpi buruknya agar bisa bahagia.
Namun hingga ia tumbuh dewasa, dia mulai menyadari jika meski tanpa mimpi buruk, ia tetap tidak bahagia. Ketika sang penyihir kembali untuk mengambil nyawa sebagai bayaran permintaannya dulu, bocah itu bertanya mengapa ia tidak bisa bahagia.
Sang penyihir menjawab bahwa hanya dengan mengalami hal-hal buruk dalam hidup, seseorang akan menjadi lebih kuat hingga bisa berbahagia. Pada akhirnya nyawa bocah itu tetap diambil penyihir.
3. "Anak Zombie"
"Anak Zombie" mengisahkan seorang ibu yang mengurung anaknya karena merasa putranya berbeda dari orang lain (menjadi zombie). Sang ibu rajin memberi makan putranya dengan hewan-hewan yang ia curi.
Namun saat semua penduduk di wilayah itu pergi karena penyakit aneh, sang ibu tidak ikut pergi melainkan terus berada di sisi putranya. Ibu itu memberi makan putranya dengan anggota tubuhnya.
Terakhir sebelum sang ibu meninggal, putranya memeluk sembari memakan bagian tubuh ibunya. Anak zombie itu untuk pertama kali dalam hidupnya berkata, "Jadi inilah rasanya kehangatan ibu."
Fans setia "It's Okay to Not Be Okay" ini bisa mengoleksi ketiga dongeng itu sudah dirilis pada Jumat (17/7) hari ini lewat situs web Yes24 dan Gyobo Books Korea. Bahkan tim produksi juga menyediakan edisi cetak.
Cetakan khusus berisi kompilasi dari ketiga dongeng serta satu set khusus dari 5 kartu pos bergambar. Harga bervariasi untuk setiap buku, jenis keanggotaan dan dari situs ke situs, mulai dari 10.800 won atau sekitar Rp 130 ribu.
(wk/amal)