Jo Kwon Buka-Bukaan Akui Tak Punya Jenis Kelamin dan Ungkap Komentar Bos BTS
Selebriti

Jo Kwon buka-bukaan tentang identitas gendernya sendiri dan berbagi bagaimana Bang Shi Hyuk atau yang lebih dikenal sebagai bos agensi BTS menerima pandangannya.

WowKeren - Jo Kwon 2AM buka-bukaan tentang identitas gendernya sendiri dan berbagi bagaimana CEO Big Hit Entertainment Bang Shi Hyuk atau yang lebih dikenal sebagai bos agensi BTS (Bangtan Boys) menerima pandangannya.

Dalam wawancara dengan Newsis, Jo Kwon membenarkan bahwa ia mengidentifikasi dirinya sebagai tanpa jenis kelamin atau netral. "Menjadi tanpa gender adalah senjataku. Di masa lalu, aku takut memiliki imej netral. Jika orang mengatakan aku terlihat seperti seorang perempuan, aku akan berpura-pura itu tidak benar. Tapi sekarang, aku baik-baik saja dengan itu. Jika orang-orang bilang aku terlihat seperti Choi Ji Woo atau Tae Yeon, aku baik-baik saja dengan itu," ungkapnya.

Jo Kwon melanjutkan, "Aku datang untuk menerima siapa diriku. Aku punya senjata yang akan membantuku terus berjalan untuk waktu yang lama, menjelang era tanpa gender."

Jo Kwon Blak-Blakan Akui Tak Punya Jenis Kelamin dan Ungkap Komentar Bos BTS

Source: Newsis

Saat ini Jo Kwon tampil di musikal "Jamie", di mana karakternya adalah seorang raja drag. Yang dimaksud raja draga adalah seniman pertunjukan, kebanyakan perempuan, yang berpakaian dalam drag maskulin dan mengikuti stereotipe gender laki-laki sebagai perseorangan maupun kelompok. Biasanya mereka adalah lesbian, biseksual, transgender, genderqueer atau LGBT.

Jo Kwon telah menerima kritik untuk perannya. Namun telah bereksperimen dengan konsep gaya drag sejak 2012 ketika merilis lagu solo "Animal". "Ada seorang waria, tapi sebenarnya lebih seperti waria di musik. Ada anak laki-laki yang lebih cewek-cewek, ada cewek yang lebih cewek-cewek. Laki-laki juga tertarik pada kecantikan, dan seiring waktu berlalu, sepertinya Jamie akan diterima oleh semakin banyak penonton dengan pikiran terbuka," jelasnya.

Jo Kwon juga berbicara tentang masa ketika Bang Sh Hyuk mendukung ide-ide pribadi Jo Kwon tentang konsepnya, dan bahkan melangkah lebih jauh untuk menunjukkan dukungannya. Kembali pada 2012, Jo Kwon bergabung sebagai solois di bawah Big Hit Entertainment.


Jo Kwon mengatakan, "Bang Shi Hyuk bertanya padaku apakah aku ingin pergi rute komersial sepenuhnya untuk promosiku, atau apakah aku ingin melakukan konsep yang ingin kulakukan. Aku mengatakan kepadanya bahwa aku ingin melakukan apa yang kuinginkan, seperti Lady Gaga."

"Bang Shi Hyuk lalu berkata 'Kwon-ah, dengarkan hyung-mu. Jika kamu mencoba melempar curveball (konsep drag) ke dalam danau (imej cookie-cutter K-Pop), masih akan ada dampak. Tapi itu akan memakan waktu lama.' Tapi Bang Shi Hyuk membelikanku sepatu hak tinggi pertamaku.'"

Jo Kwon juga berbicara tentang bagaimana ia berterima kasih kepada BTS dan J-Hope karena tampil di "Animal". Ia menyatakan betapa bangganya ia melihat dunia berubah sedikit demi sedikit.

"Tentu saja, aku mendapat banyak manfaat dari BTS. Tapi aku juga senang 'Animal' semakin dikenal sebagai (konsep) ini. Kupikir pandangan negara kita tentang ini semakin mendapat perhatian, dan aku berubah sedikit demi sedikit. Aku merasa sangat bangga ketika mendengar komentar seperti, 'Aku senang aku hidup di era yang sama dengan Jo Kwon,' atau, 'Aku senang melihat Jo Kwon sebagai Jamie'," tuturnya.

"Ibuku diam-diam mendukungku. Dia datang untuk melihat penampilan pertamaku tentang Jamie, dan matanya bengkak setelah menontonnya. Dia sedih mulai dari adegan pertama, dan setelah Jamie berubah menjadi Nanana, dia bilang dia patah hati setelah para siswa berteriak, 'Sialan!'"

Jo Kwon mengakhiri wawancara dengan berbicara tentang bab barunya dalam kehidupan, dan berbagi komentar yang dapat beresonansi dengan orang-orang dari minoritas seksual di seluruh dunia.

"Ketika aku berusia 20-an, aku hidup di mata orang lain. Apakah itu dengan 2AM, atau di variety show, aku hidup untuk memuaskan mata orang lain, bukan mataku. Aku memasuki bab ketiga dalam hidupku ketika aku memasuki usia 30-an, dan aku sangat bersyukur bahwa sekarang aku bisa melakukan apa yang kuinginkan, dan menceritakan kisahku sebagai Jo Kwon," ungkapnya.

"Ada begitu banyak orang berbeda di dunia, dari pria dan wanita hingga minoritas seksual, orang cacat, atau orang multikultural. Penampilan setiap orang dan cara mereka berjalan berbeda, tidak ada hukum yang mengatakan bahwa wanita harus memiliki rambut panjang atau pria dapat memakai makeup. Wanita tidak harus hanya memakai sepatu hak tinggi, dan pria tidak harus hanya memakai cleat sepak bola."

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts