Ellen DeGeneres Berencana Hentikan Acaranya Akibat Kontroversi Dugaan Pelecehan di Lingkungan Kerja
Selebriti

Ellen DeGeneres telah mengadakan diskusi dengan para pimpinan eksekutif tentang penghentian acaranya setelah kontroversi laporan lingkungan kerja toksik hingga dugaan pelecehan seksual.

WowKeren - Presenter kondang Ellen DeGeneres dilaporkan mempertimbangkan untuk menghentikan acaranya, "The Ellen Show", setelah kontroversi laporan lingkungan kerja toksik hingga dugaan pelecehan seksual oleh sejumlah produsernya.

Dilansir dari Daily Mail pada Selasa (4/8), seorang sumber mengungkapkan bahwa Ellen DeGeneres telah mengadakan diskusi dengan para pimpinan eksekutif tentang penghentian acaranya. "Dia (Ellen) merasa tidak bisa melanjutkannya, dan satu-satunya cara untuk memperbaiki citranya adalah dengan menghentikan acara tersebut," kata sumber tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Ellen sudah tahu tentang dugaan pelecehan seksual di programnya dan harus menanggung kesalahan itu. "Sebenarnya dia (Ellen) tahu apa yang sedang terjadi, itu adalah programnya. Namun berita itu berhenti di dia. Dia bisa saja menyalahkan setiap eksekutif di bawah produksi ini, tetapi pada akhirnya Ellen yang harus disalahkan," lanjutnya.

Lebih lanjut, sumber tersebut juga mengungkap bahwa banyak orang dalam Telepictures yang sebenarnya sudah muak dengan sikap Ellen DeGeneres. Dia mengatakan bahwa pemandu acara berusia 62 tahun ini kerap bertindak tidak sesuai dengan apa yang diucapkannya. Masalah di lingkungan kerja ini pun kian buruk karena perilaku kejam dari produser eksekutif acara.


"Tapi Ellen tak lebih baik, bahkan dia yang terburuk. Sangat keterlaluan dia berpura-pura bahwa ini semua mengejutkannya. Kebusukan (di program) ini berakar dari bagian kepala, dan Ellen lah 'kepala' itu," ungkap sumber tersebut.

Sedangkan sumber lain mengklaim bahwa Ellen DeGeneres sesungguhnya benci untuk datang bekerja karena harus berusaha keras bersikap baik kepada semua orang. "Kami telah berurusan dengan omong kosongnya selama bertahun-tahun, dia bukannya tidak bersalah sama sekali, dia tidak ramah dan pertunjukan sama sekali tidak dipenuhi dengan kebahagiaannya," papar sumber itu.

Di sisi lain, sebelumnya dalam permintaan maafnya, Ellen mengklaim bahwa dia mendelegasikan tugas kepada pimpinan tertinggi dan tidak tahu apa-apa tentang lingkungan kerja yang toksik. "Pada hari pertama pertunjukan kami, saya memberi tahu semua orang di pertemuan pertama kami bahwa 'The Ellen DeGeneres Show' akan menjadi tempat kebahagiaan, tak ada seorang pun yang tidak berani berpendapat dan semuanya akan diperlakukan sama," tulis Ellen.

Namun salah satu staf anonim langsung menuduhnya pembohong dan palsu, menyatakan bahwa tidak ada yang harus menanggapi permintaan maaf dengan serius. "Jelas sesuatu berubah dan saya kecewa mengetahui bahwa ini tidak terjadi. Dan untuk itu saya minta maaf. Siapapun yang mengenal saya tahu bahwa itu berkebalikan dengan apa yang saya yakini dan apa yang saya harapkan dari pertunjukan kami."

(wk/luth)

You can share this post!