'I-LAND' Dituduh Anak Tirikan Trainee Asing, Netizen Beri Respon Menohok
TV

Belum lama ini penggemar internasional menemukan bukti tentang perlakuan tak adil tim produksi 'I-LAND' pada trainee asing. Menanggapi kecaman dari fans global, netizen Korea Selatan memberikan respon menohok seperti ini.

WowKeren - Setelah bagian kedua dimulai, program survival "I-LAND" kini semakin disorot. Terlebih setelah BTS (Bangtan Boys) datang untuk memberi saran dan berbagai hadiah menarik untuk 12 trainee yang tersisa.

"I-LAND" sendiri bertujuan untuk menghasilkan tujuh member final untuk line debut mereka. Awalnya program ini diikuti oleh 23 peserta yang terdiri dari trainee asal Korea dan luar negeri. Di bagian pertama, proses eliminasi dilakukan oleh sesama ILANDER, para produser dan penggemar global melalui voting.

Setelah dilakukan voting akhir bagian pertama, 12 peserta yang tersisa berkompetisi untuk menjadi 7 teratas agar bisa debut. Sedikit berbeda dengan sebelumnya, kali ini tidak ada lagi eliminasi dari ILANDER, melainkan murni penilaian produser dan hasil voting dari penggemar global. Selain itu, bagian dua "I-LAND" juga menggunakan sistem peringkat yang akan berubah setiap pekannya.

Baru-baru ini penggemar global mengutarakan penemuan mengejutkan terkait sistem voting "I-LAND". Berdasarkan hasil penelusuran yang mereka lakukan, terungkap bahwa orang-orang Korea dapat melakukan voting hingga dua kali sehari. Hal ini tentu sangat berbeda dengan hak voting sehari sekali yang bisa dilakukan penggemar internasional.

Tim Produksi \'I-LAND\' Disebut Mendiskriminasi Trainee Asing, Begini Reaksi Menohok Netizen Korea

Twitter

Tim Produksi \'I-LAND\' Disebut Mendiskriminasi Trainee Asing, Begini Reaksi Menohok Netizen Korea

Twitter

Setelah mengetahui hal ini, penggemar global menuding tim produksi "I-LAND" telah menganaktirikan trainee asing, karena hasil voting akan sangat mempengaruhi kesempatan mereka untuk debut. Banyak penggemar internasional yang geram terhadap perlakuan tidak adil tim produksi, karena ada banyak peserta internasional yang berbakat dan layak untuk debut sebagai idol K-Pop.

Menanggapi keluhan tersebut, netizen Korea Selatan langsung memberikan balasan yang lebih menohok. Mereka menganggap bahwa tim produksi wajar melakukan itu karena "I-LAND" merupakan program survival Korea yang akan menghasilkan idol K-Pop. Simak beberapa komentar mereka berikut ini.


"Karena ini adalah acara Korea dan kami akan membentuk grup K-Pop."

"Baiklah, jangan debut di Korea tapi buat saja program survival di negaramu."

"Karena ini adalah program survival Korea kekeke."

"Jadi mereka mengatakan kami mendiskriminasi orang asing? Apa mereka tidak melihat ada banyak anggota asing yang populer di Korea seperti Lucas dan Lisa..."

"Aku menyukai Hanbin (peserta dari Vietnam), tapi kemampuan dan karismanya tidak cukup untuk debut, jadi dia tidak populer."

"Itulah kenapa aku membenci member asing."

"Jika kalian memiliki karisma seperti itu, orang Korea akan memilih kalian. Tolong percayalah pada orang Korea dan tunggu saja!"

"Kalau begitu jangan mengkonsumsi K-Pop. Itu wajar saja karena itu adalah K-Pop."

Sementara itu, pada Senin (17/8) kemarin Mnet menyatakan bahwa semua trainee dan sebagian anggota staf "I-LAND" telah mendapatkan hasil negatif atas tes COVID-19 yang mereka lakukan. Dengan begitu, mereka melanjutkan syuting sejak Senin sore setelah sempat dihentikan karena seorang petugas kebersihan dinyatakan positif Corona.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait