Viral Hujan Bubuk Coklat di Swiss, Begini Penjelasannya
Bloomberg/Philipp Schmidli
SerbaSerbi

Fenomena langka, hujan bubuk coklat terjadi di kawasan industri Olten, sebuah kota di barat laut Swiss, menjadi viral di media sosial. Hal tak terduga inilah rupanya yang menyebabkan peristiwa tersebut.

WowKeren - Fenomena badai dan hujan adalah umum terjadi. Adapun peristiwa alam tak biasa adalah hujan balok es yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

Namun, bagaimana dengan peristiwa hujan bubuk coklat yang baru-baru ini tengah viral di media sosial? Peristiwa yang menghebohkan dunia maya ini berawal dari unggahan akun @olten di Twitter.

Dalam unggahannya tersebut, pemilik akun mengunggah foto yang menunjukkan kap sebuah mobil warna putih dipenuhi bubuk cokelat. Peristiwa tersebut nyatanya dialami penduduk di kawasan industri Olten, sebuah kota di barat laut Swiss.

Viral Hujan Bubuk Coklat di Swiss, Ini Penjelasannya

Twitter


Dilansir Oddity Central, penduduk setempat melaporkan adanya hujan bubuk cokelat dari langit selama beberapa hari hingga saat ini. Penduduk setempat tidak mempercayai adanya fenomena unik tersebut.

Pihak berwenang pun segera mencari tahu kebenaran hujan cokelat tersebut. Setelah diselidiki, ternyata pihak berwenang menemukan penyebab terjadinya hujan bubuk cokelat.

Perlu diketahui, Kota Olten merupakan rumah bagi pabrik cokelat Lindt & Spruengli. Hujan coklat yang terjadi rupanya disebabkan oleh pabrik tersebut.

Pabrik Lindt & Spruengli mengalami kegagalan fungsi sistem ventilasi pendingin dari jalur pemanggangan kakao di pabrik yang menyebabkan bubuk dilepaskan ke udara luar. Angin kencang di kawasan tersebut membuat bubuk cokelat dari pabrik tertiup ke daerah pemukiman terdekat.

Pabrik cokelat pun telah bekerja keras untuk memperbaiki masalah ventilasi dan menekankan bahwa bubuk tersebut tidak berbahaya bagi manusia atau lingkungan. Sementara itu, hingga berita ini dibuat, postingan terkait hujan bubuk coklat tersebut telah disukai lebih dari 2 ribu orang dan di-retweet oleh lebih dari 1000 pengguna Twitter.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait