AS Lepaskan 750 Juta Nyamuk Buatan Demi Lawan Virus Mematikan, Seperti Apa?
Getty Images/iStockphoto/ruiruito
Health

Otoritas Florida, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini memiliki cara unik dalam membasmi virus mematikan. Hal itu dilakukan dengan melepaskan 750 juta nyamuk rekayasa. Seperti apa?

WowKeren - Amerika Serikat (AS) terus berupaya dalam memerangi berbagai ancaman penyakit yang bisa muncul. Upaya ini diperlihatkan oleh Otoritas Florida, AS yang telah menyetujui pelepasan 750 juta nyamuk rekayasa genetik.

Ratusan juta nyamuk tersebut akan disebarkan untuk menekan penyebaran berbagai macam kasus penyakit yang disebabkan oleh suatu virus. Diantaranya adalah dengue dan zika yang biasa disebarkan oleh nyamuk.

Nyamuk rekayasa genetik tersebut dikembangkan oleh perusahaan Oxitec. Perusahaan ini lantas menjelaskan cara kerja nyamuk tersebut dalam melawan ancaman virus-virus mematikan.

Oxitec mengatakan seluruh nyamuk rekayasa genetik tersebut adalah jantan. Nyamuk-nyamuk kemudian akan dilepaskan agar bisa berkembang biak di alam bebas dengan nyamuk liar lainnya.


Nyamuk rekayasa tersebut dijelaskan memiliki protein khusus yang akan membunuh keturunannya. Hal ini akan membuat populasi nyamuk liar semakin lama semakin berkurang sehingga potensi penyakit yang dibawa juga bisa ditekan.

Namun, proyek yang telah dikembangkan bertahun-tahun ini kerap mendapatkan protes keras dari aktivis lingkungan. Mereka menilai pelepasan nyamuk rekayasa genetik dalam jumlah banyak dapat memicu dampak buruk bagi lingkungan yang tidak bisa diprediksi.

”Pelepasan nyamuk rekayasa genetik hanya akan menempatkan warga Florida, alam, dan spesies terancam pada bahaya yang tak perlu,” protes kelompok pecinta alam, Friends of the Earth seperti dilansir dari BBC pada Jumat (21/8). “Apalagi, saat ini dunia sedang menghadapi pandemi virus corona.”

Meski mendapat protes, namun Oxitec memastikan jika cara tersebut terbukti aman berdasarkan studi yang telah mereka lakukan. Selain di AS, Oxitec mengklaim jika pelepasan nyamuk buatan ini juga telah dilakukan di sejumlah negara lainnya.

“Kami sudah melepaskan milyaran nyamuk kami selama beberapa tahun,” jelas salah satu ilmuwan Oxitec seperti dilansir dari AP. “Tidak ada potensi bahaya bagi lingkungan atau manusia.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait