BTS mengadakan konferensi pers untuk perilisan single terbaru mereka 'Dynamite'. Dalam preskon ini, para member BTS berbagai pemikiran mereka hingga tentang judul lagu baru, pesan di baliknya, dan album yang akan datang.
- Putri Stevania
- Jumat, 21 Agustus 2020 - 15:59 WIB
WowKeren - Bangtan Boys (BTS) mengadakan konferensi pers untuk perilisan single terbaru mereka "Dynamite". Dalam preskon ini, para member BTS berbagai pemikiran mereka hingga tentang judul lagu baru, pesan di baliknya, dan album yang akan datang.
BTS diminta untuk membicarakannya dan memperkenalkan lagu terbaru mereka kepada para penggemar. Suga berbagi bahwa lagu tersebut adalah salah satu yang berisi pesan kebahagiaan dan kepercayaan diri, dan pasti akan membuat pendengar menari karenanya karena getaran disko yang meriah. Dia juga berbagi bahwa lagu itu didedikasikan untuk mereka yang merasa sedih karena pandemi dan kesulitan dalam hidup baru-baru ini.
"Ini adalah lagu dengan pesan kebahagiaan dan kepercayaan diri. Karena ini adalah lagu jenis disko yang ceria, aku percaya bahwa banyak orang yang mendengarkannya akan ikut menyukainya," ungkapnya.
"Lagu itu memiliki pesan untuk melakukan apa yang kita masing-masing bisa lakukan selama masa-masa sulit. Akhir-akhir ini rasanya seperti kita jatuh saat kita berlari, jadi kalian bisa menganggapnya sebagai lagu yang didedikasikan untuk semua orang yang merasa seperti ini. Lirik 'light it up' yang artinya menyinari, aku harap ini memberi kekuatan bagi banyak orang," lanjut Suga
RM (Rap Monster) membuat catatan yang lebih serius dan menjelaskan bahwa mereka awalnya tidak berencana untuk merilis single ini. Mereka awalnya mengerjakan album yang akan dirilis pada paruh akhir tahun 2020, dan selama proses tersebut mereka menghasilkan "Dynamite". RM berbagi bahwa lagu ini bahkan lebih bermakna, karena mereka ingin mencoba lagu yang ceria dan bahagia, daripada lagu berbobot yang selalu mereka dambakan.
"Awalnya kami tidak berencana merilis lagu ini. Sejujurnya, sejak awal tahun ini, kami telah mengerjakan album yang akan dirilis pada paruh akhir tahun 2020, dan sambil mempersiapkan, dalam prosesnya kami membuat banyak lagu dan entah bagaimana datang untuk yang satu ini. Saat kami mendengarnya, kami sangat bersemangat," ungkap RM.
"Sejujurnya, kami ingin mencoba jenis lagu yang tidak berbobot dan mengasyikkan, jadi saat kami mendengarnya, kami benar-benar bersemangat. Bahkan selama proses rekaman, kami terus menari dan menyelesaikannya dengan penuh semangat. Saat mengerjakannya, aku berpikir bahwa aku ingin cepat dan membagikannya dengan penggemar. Meskipun situasinya seperti itu, aku ingin merilis single yang mengejutkan agar dapat untuk memberikan energi kepada orang-orang. Aku bekerja keras untuk dapat merilisnya dengan cepat, karena aku ingin bergegas dan membiarkan banyak orang menikmati lagu yang mengasyikkan ini," lanjut RM.
V juga lebih lanjut membagikan alasan keputusan untuk merilis lagu dalam bahasa Inggris. Lirik bahasa Inggris hanya lebih cocok dengan lagu itu, jadi mereka membuat keputusan eksekutif untuk menggunakannya daripada menulis lirik Korea untuk lagu tersebut.
"Ketika kami pertama kali menerima lagu-lagu ini, semua anggota sangat senang. Kalian menjadi bersemangat hanya dengan mendengarkannya. Saat merekam chorus, lirik bahasa Inggris lebih cocok dengan melodi dan itu adalah getaran yang berbeda dari biasanya, jadi kami datang up dengan pendapat bahwa lirik bahasa Inggris lebih cocok dengan lagu dan melodi," sahut V.
J-Hope juga berbagi bahwa mereka secara khusus berusaha agar pendengar benar-benar bisa merasakan getaran dan pesan yang diinginkan dari lagu tersebut. "Rasanya luar biasa ketika kami pertama kali mendengarkan demo dan kami pikir pesannya juga cocok. Saat merekam, rasanya seperti kami mendapatkan kekuatan," ungkap J-Hope.
"Keinginan untuk berbagi lagu ini dengan banyak orang adalah besar dan kami benar-benar mencoba untuk melakukan keadilan kepada getaran perasaan-senang yang kami dapatkan saat pertama kali mendengarkan lagu tersebut. Seperti yang kami lakukan dengan lagu lain, kami fokus untuk menyampaikan getaran lagu dengan baik. Kami berusaha lebih keras agar pendengar dapat memperoleh kekuatan dan pesan yang disampaikan tersampaikan dengan baik," lanjut J-Hope.
Jimin BTS berbagi sedikit lebih sedih tentang bagaimana lagu tersebut membantu grup untuk meredakan beberapa tekanan emosional yang dirasakan akibat pandemi. Tantangan baru yang dibawakan lagu tersebut membantu mereka keluar dari perasaan tidak berdaya dan hampa.
"Ketika semua orang jatuh ke dalam ketidakberdayaan dan kehampaan karena keadaan yang tidak dapat diprediksi, kami juga, kami membutuhkan tantangan baru untuk melepaskan diri dari perasaan itu dan jadi saya pikir ini adalah kesempatan yang diberikan kepada kami. Lagu ini adalah salah satu yang bisa dilakukan siapa saja, coba rasakan energi dari," ungkap Jimin.
(wk/putr)