Ada satu kesalahan sepele yang kerap dilakukan masyarakat ketika mengenakan masker, yakni menurunkan kain pelindung itu ke dagu dan leher. Padahal kebiasaan ini malah berbahaya.
- Elvariza Opita
- Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:23 WIB
WowKeren - Masker merupakan produk kesehatan yang wajib digunakan di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini. Kendati diizinkan menggunakan masker kain, nyatanya produk itu harus digunakan dengan benar agar benar-benar ampuh melindungi dari virus Corona.
Salah satu kesalahan yang biasa dilakukan masyarakat terkait pemakaian masker adalah menariknya ke dagu ketika merasa perlu "membebaskan" mulut. Namun kesalahan kecil ini ternyata harus dihindari karena bila sampai dilakukan membuat pengguna harus segera mengganti maskernya, seperti disampaikan oleh Duta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dr Reisa Broto Asmoro.
"Kalau misalnya lagi istirahat masker disimpan di dagu. Kan kalau dipakai terus engap. Nah ini biar kita sigap kalau ada orang lain langsung dipakai. Mohon pencerahan ya, Dok," tanya YouTuber VJ Laissti dalam unggahan videonya, dilansir Kumparan pada Kamis (27/8).
Reisa pun langsung menegaskan bahwa masker yang sudah seperti itu harus segera diganti. Sehingga sangat disarankan agar masker tidak ditarik ke dagu ketika sedang tak digunakan.
"Kalau gitu sebaiknya maskernya langsung diganti ya," tegas Reisa. "Kalau udah kena dagu otomatis kan sudah terkontaminasi, sudah nggak bersih lagi maskernya."
Menurut Reisa, besar kemungkinan masker itu sudah terkontaminasi virus dan bakteri. Apalagi karena ukuran mikroba-mikroba itu begitu kecil.
"Jadi kalau kita sudah beraktivitas di luar rumah dan sudah pakai masker ke mana-mana, sudah banyak virus dan kuman yang nempel di badan kita," tutur Reisa. "Terutama di bagian leher dan dagu kita."
"Jadi kalau ditarik ke bawah justru membawa kuman yang dari area leher ke area yang rentan seperti hidung dan mulut. Nah malah terkontaminasi," imbuhnya. "Jadi sebaiknya jangan naik turunkan masker ya."
Sebagai gantinya, masker sebaiknya dilepas saja sekalian ketika sudah tak lagi dikenakan, serta disimpan rapi dengan posisi bagian dalam menutup. Para tenaga medis juga mengimbau agar masker kain diganti setiap 4 jam sekali, atau kurang dari itu apabila basah karena batuk dan bersin misalnya.
(wk/elva)