Dewi Yull Ungkap Anak-anak Tuli Tak Suka Disebut Tunarungu Karena Alasan Ini
Selebriti

Dewi Yull membagikan cerita soal kebiasaannya menggunakan bahasa isyarat saat berbicara atau bernyanyi. Dewi kemudian juga mengungkap fakta mengenai anak-anak tuli yang ternyata tak suka dipanggil tunarungu.

WowKeren - Dewi Yull merupakan salah satu artis senior Tanah Air yang peduli dengan anak-anak tuli. Hal itu salah satunya karena Dewi juga memiliki anak yang dengan keadaan yang sama. Dewi pun akhirnya menjadi akrab dengan bahasa isyarat.

Bahkan, sudah menjadi kebiasaan bagi Dewi Yull untuk menggunakan bahasa isyarat dalam obrolan sehari-hari atau saat menyanyi sekali pun. Fakta itu terungkap saat Dewi Yull menjadi bintang tamu dalam program acara "Okay Bos" yang dipandu Raffi Ahmad. Dalam kesempatan itu, Dewi pun diminta untuk menyanyikan sepenggal lagu miliknya.

Secara reflek, Dewi terlihat ikut melakukan bahasa isyarat saat bernyanyi. Hal itu pun menarik perhatian Raffi Ahmad. "Tapi bu Dewi Yul itu setiap bicara dan bernyanyi itu selalu juga udah terbiasa pakai bahasa isyarat," ujar Raffi Ahmad dalam tayangan "Okay Bos" Jumat (28/8).


"Belajar dan latiah, Karena waktu kecil anak-anak diajarin verbal oleh saya. Jadi aku mengajari mereka verbal, setelah mereka dewasa mereka jadi aktivis isyarat, sudah tahu bahwa isyarat itu sangat bermanfaat, sekarang saya yang belajar isyarat," jawab Dewi Yull.

Kemudian Raffi Ahmad mengungkap uneg-unegnya soal panggilan yang tepat untuk orang-orang tuli. Suami dari Nagita Slavina itu terlihat masih ragu untuk menyebut mereka karena takut menyinggung secara tidak sengaja. Dewi pun kemudian menjelaskan bahwa anak-anak tuli tidak begitu suka disebut tunarungu.

"Tuli, kan dulu dibilangnya tunarungu, dan itu buat anak-anak tuli itu sangat mengganggu. Karena mereka kalau udah bicara tuna artinya ada ketidakberdayaan, ada kerusakan. Tapi kan rata-rata banyak yang dari bawaan lahir sudah tuli. Jadi buat mereka itu, 'Kita bangga dengan kita tuli, karena kita punya identitas dan kita punya bahasa sendiri yaitu isyarat' gitu," pungkas Dewi Yull.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts