Heboh Pemuda Bernama Anjir di Tengah Polemik Pidana Kata 'Anjay', Ternyata Ini Makna Panggilannya
SerbaSerbi

Komnas PA mengusulkan agar siapapun yang mengucapkan kata 'anjay' dipidana karena istilah tersebut berpotensi merundung seseorang. Tak pelak polemik ini menimbulkan pro dan kontra.

WowKeren - Indonesia sedang geger dengan polemik pidana bagi siapapun yang menggunakan kata "anjay". Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menilai istilah yang "diturunkan" dari kata "anjing" itu berpotensi perundungan.

Di kalangan warganet sendiri, kata "anjay" tak bisa dilepaskan dari penggunaan istilah "anjir". Keduanya pun kerap dipakai untuk mengungkapkan rasa terkejut, biasanya dalam percakapan sehari-hari kaum milenial.

Menariknya, belum lama ini terungkap sosok pemuda yang rupanya memiliki nama Anjir. Diunggah di akun Instagram @lambe_turah, ternyata sang pemuda kelahiran 1998 itu memiliki nama lengkap Anjir Faghnawy Achmada.

"Tiap hari namanya disebut orang, tapi dia tidak pernah sombong," demikian kutipan caption yang menyertai unggahan kartu identitas sang pemuda. Hal ini merujuk pada kata "anjir" yang kerap dipakai oleh kaum milenial, baik ketika bercakap-cakap langsung atau berkomunikasi via media sosial.


Dilansir dari Suara, rupanya ada makna tersendiri di balik nama Anjir yang disematkan kepada pemuda asal Lamongan, Jawa Timur itu. Tak hanya memiliki arti yang luar biasa baik dan indah, namanya pun diambil dari sosok seorang pengarang kitab ternama.

"Artinya 'Menyebarkan Harum-haruman itu lebih terpuji' ini Anjir Faghnawy dari bahasa Ibrani. Dan Achmada nya dari bahasa Arab," ungkap Anjir, Senin (31/8). "Dan namanya sendiri itu diambil dari pengarang kitab Thoriqoh Nasabandi. Namanya Mahmud Al-Anjir Faghnawy."

Kendati memiliki makna yang luar biasa, Anjir mengaku sudah biasa menerima reaksi terkejut ketika ia memperkenalkan diri. Bahkan ada beberapa temannya yang tak percaya ia menyandang nama tersebut sejak lahir.

"Ketika perkenalan pasti gitu awalnya enggak percaya. Terus sebagian juga awalnya manggilnya bukan Anjir tapi Achmad," cerita Anjir yang juga alumnus Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang itu, dilansir pada Selasa (1/9). "Cuma setelah saya jelaskan mereka juga mau manggil nama saya dengan Anjir."

Sebelumnya seorang warganet penyandang nama "Anjayna" juga mengungkapkan keluh kesahnya. Sebab polemik pidana bagi siapapun yang mengucapkan kata "anjay" sangat berpengaruh baginya, terutama karena ia terbiasa dipanggil demikian.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!