Ibu Rachel Vennya Merasa Kena Tipu Ratusan Juta, Pelakunya Punya Posisi Penting?
Instagram/vienstasman
Selebriti

Ibu Rachel Vennya, Liavananti, mengungkapkan jika dirinya merasa telah kena tipu oleh temannya sendiri. Oknum teman yang dimaksud ibu Rachel Vennya tersebut rupanya orang berpengaruh di lingkungan selebriti.

WowKeren - Liavananti atau akrab disapa Vien Tasman diketahui merupakan ibu dari selebgram top Tanah Air, Rachel Vennya. Vien baru-baru ini rupanya tertimpa nasib malang. Vien mengaku merasa ditipu ratusan juta oleh temannya sendiri.

Orang yang diduga menipu tersebut adalah pria berinisial F. Dugaan tindak pidana penipuan tersebut berawal dari jual-beli tas mewah bermerek Hermes. Vien Tasman bermaksud menitip tas Hermes kepada F yang sedang berada di luar negeri.

"Saya kan berteman sama dia, dia kan posisinya di Hong Kong bisnis trip sama seorang sosialita di sana. Dia di sebuah butik tas ternama. Aku bilang 'aduh mau dong titip' dia bilang boleh dan sampai videoin tasnya," ujar Vien Tasman saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Minggu (20/9) dilansir dari Detik.com.

Tak menunggu waktu lama, Vien Tasman langsung mengirimkan uang kepada F untuk membayar tas tersebut. F mengatakan bahwa harga tas sebesar Rp 180 juta. Diketahui bahwa F ternyata juga mengemban jabatan sebagai ketua umum Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI).


Vien Tasman langsung mengirimkan uang dengan jumlah tersebut ke rekening F. Vien Tasman tak merasa curiga, mengingat F adalah salah satu orang yang dianggapnya sebagai teman. Selang beberapa hari, F pulang dari Hong Kong. Namun anehnya, ia tidak membawa tas titipan Vien Tasman.

"Karena dia videoin di toko itu, saya percaya dong. Saya langsung transfer bertahap karena kan ada minimal transfer, saya sampai pinjam ke teman. Pas saya setuju sama tas pertama, dia nawarin lain, terus saya minta divideoin. Dia bilang, nggak bisa karena susah. Saya mastiin 'benar dari toko itu kan?' Kata dia, iya. Terus singkat cerita kita ketemuan, dia nggak bawa tasnya. Terus saya tanya 'mana?' kata dia terkendala sama huru-hara di Hong Kong. Dia bayar pakai dua kartu. Yang pertama bisa yang kedua mati lampu dan eror," jelas Vien Tasman.

Mengetahui ada kejanggalan, Vien Tasman pun meminta uangnya kembali. Namun, F tak kunjung melakukan permintaan Vien Tasman. "Mau balikin uang tapi nunggu dua minggu, saya maunya balikin aja tapi dia mastiin kalau itu dua minggu 'itu dua minggu loh yakin?' Gitu katanya," tuturnya.

Waktu terus berjalan, tapi F tak kunjung memberikan kepastian soal tas mewah dan uang milik Vien Tasman. Disebutkan oleh Vien Tasman, F berkelit tiap kali ditanya soal hal tersebut. Setelah akhirnya tas yang dimaksud sampai, Vien merasakan keanehan lain.

Setelah menyelidiki sendiri, Vien Tasman menemukan bahwa tas tersebut bukan dibeli F di Hong Kong, melainkan didapatnya dari seorang sosialita. Vien Tasman tak terima karena menganggap tas itu tidak sesuai dengan kesepakatan awalnya dengan F.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts