Sempat Malu-Malu, Lidya Pratiwi 'Maria Eleanor' Nangis Terharu Karena Diingat Media
Selebriti

Lidya Pratiwi mengaku tak mengira saat didekati awak media pada Agustus lalu. Ia selama ini merasa karirnya sudah berhenti ketika divonis hukuman penjara.

WowKeren - Lidya Pratiwi alias Maria Eleanor sempat malu-malu ketika didekati awak media. Ia menolak tawaran wawancara pada Agustus lalu.

"Kok bisa mendadak di sini, memangnya kalian masih ingat saya? Kan lagi pakai masker juga," kata Lidya. "Ingatlah, enaknya Maria apa Lidya?" tanya wartawan soal nama panggilan. "Maria," ujar artis cantik tersebut.

"Kasih aku waktu untuk berpikir, janji lho, makasih udah nyari kabar aku. Keadaan aku baik," kata Maria. "Terima kasih udah panggil aku Maria. Mohon doanya."

Sempat menutup diri pasca bebas dari kasus pembunuhan kawan dekatnya, Naek L Gonggom, Maria akhirnya bersedia diwawancara secara eksklusif di acara "Status Selebriti". Maria mengungkap rasa kaget sekaligus memuji media yang total dalam bernegosiasi untuk mendapatkan wawancara dengannya.


Maria merasa kehidupannya sudah berakhir ketika ia terseret kasus yang didalangi sang paman, Toni Yusuf, dan melibatkan pula ibu kandungnya, Vince. Pasca vonis 14 tahun dipenjara, Maria sudah merasa kalau karirnya sebagai artis hancur begitu saja.

Ia pun sempat menangis karena ternyata masih diingat media. "Selama belasan tahun, masih mau cari kabar aku, bahkan masih ingat. Padahal dalam kondisi pakai masker, masih mengenali suara aku, kaget sekaligus teman-teman media luar biasa kerjanya berarti," seru Maria.

Diakui Lidya, ia juga trauma berdekatan dengan orang meski sebenarnya sudah bebas bersyarat 2013. Ini akibat pihak yang membuat karirnya hancur justru paman dan ibunya sendiri.

"Aku pikir hari ini nggak akan ada, aku pikir nggak akan duduk di sini seperti sekarang. Nggak pernah berpikir akan ada fase-fase menghitung pulang, menghitung bebas," kata Lidya. "Aku pikir sudah berakhir semuanya, aku ikhlas, kenyataannya yang di Atas masih memberikan jalan lain."

"Pada saat itu diluar itu, ya serba takut ketemu orang," kata Lidya. "Karena semua orang tahu, apa yang menimpa aku, siapa penyebabnya. Padahal keluarga garda terdepan aku tapi aku jatuh karena mereka."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts