Akhirnya Buka Suara, Anak Chintami Atmanegara Bantah Lakukan Penganiayaan
WowKeren/Fernando
Selebriti

Setelah sekian lama tak muncul di hadapan publik, putra Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh Deanni Ivanda.

WowKeren - Anak dari artis Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh Deanni Ivanda. Kepada awak media, Dio membantah tudingan tersebut.

Kendati begitu, Dio menyebut apa yang dilaporkan oleh Deanni adalah bohong. "Ya kalau saya jelas membantah, karena emang di hari kejadian itu yang dikatakan oleh Deanni banyak yang tidak sesuai," kata Dio Alif Utama dalam konferensi pers yang dihadiri WowKeren di kediamannya, di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (23/9).

Lebih lanjut, Dio kemudian menceritakan kronologi dari kejadian pada tanggal 31 Juli. Kala itu ia melihat Deanni sedang marah-marah saat akan keluar dari rumahnya. Hal itu terjadi karena Deanni diduga tak terima ketika dinasihati oleh Chintami karena sering bangun siang selama bekerja di sana.

"Di hari itu saya sedang kebetulan mau jenguk bapak saya. Ketika lagi saya mau jenguk, Deanni sama Hugo datang, nggak lama kemudian ibu saya dateng. Saya mendengarkanlah di situ," terang Dio.

"Mau ngasih nasihat baik ya sebelum berpisah, dari situ respons dari Deanninya juga kebanyakan lebih ngelawan sih ya, lebih membantah,” tambah Dio. “Kayak tidak terima sehingga mungkin ibu saya juga udah capek ya ngadepinnya. Sampe mungkin kebawa-bawa mau jual ginjal gimana, menurut saya sih tidak wajar ya, tidak pantes ya."


"Ketika ibu saya turun, tiba-tiba emang kebetulan ada gelas vas di meja saya, bukan vas bunga, di situ dipukul sehingga juga serpihan belingnya kena kakinya si Hugo. Saya kasih tahu kenapa harus dipecahin, kenapa mecahin barang saya, tapi saya nggak terlalu gubris, jadi saya langsung ambil sapu," ujar Dio.

Selain itu, Dio menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak menyentuh Deanni yang sedang marah. Hingga kemudian keamanan kompleks datang dan mengusir Deanni.

"Udah saya nyapu segala macem, saya bilang (ke asisten rumah tangga) 'de, tolong packing barang, tolong turun baik-baik', dipegang juga sama security,” kisah Dio. “'Nggak mau, siapa kamu, siapa kamu, saya nggak mau pergi'. Saya bilang kenapa jadi drama banget ya yang harusnya baik-baik aja."

Karena terus mengeyel, Deanni akhirnya dibopong keluar rumah oleh Dio bersama satpam kompleks. Dio juga masih berusaha bersikap sabar menghadapi Deanni yang tak kunjung reda emosinya.

"Udah, saya bilang 'saya hitung sampe tiga kalau kamu nggak turun terpaksa kita harus mengangkat',” papar Dio. “Saya hitung tapi kayak masih menantang dengan dagunya naik ke atas 3 centi, kayak nantang gitu. 'Kalau saya nggak mau pergi mau apa?’ Wah saya bilang ini agak terganggu nih kayaknya nih orang."

"Udah gitu saya angkat, kebetulan saya angkatnya di paha, saya angkat pelan-pelan, tapi ketika saya angkat kena sikut, saya kesikut kena sini (bagian mata), terlepaslah,” pungkas Dio. “Kebetulan itu deket tangga, jadi dia kayak mau kepleset ke tangga. Tapi bukan jatuh ngegelinding, nggak ada. Udah gitu dia balik ke saya, karena saya masih kesakitan, kedorong sama saya. Tapi ada salah satu bapak security deket saya yang emang megangin, terus saya turun.”

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts