Viral Warga Buton Sultra Bermata Biru, Ternyata Karena Kondisi Genetik Langka Ini
Instagram/geo.rock888
SerbaSerbi

Potret warga Buton, Sulawesi Tenggara dengan iris mata berwarna biru menjadi viral di media sosial. Tak hanya itu, beberapa di antaranya juga heterochromia alias warna mata kanan dan kiri berbeda.

WowKeren - Keragaman budaya, suku, dan ras di Indonesia tentu sudah dikenal publik. Kekayaan ini pun memunculkan berbagai keunikan, salah satunya terjadi pada warga di wilayah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Sebab berbeda dengan kebanyakan masyarakat Indonesia, warga di Pulau Siompu itu rupanya memiliki mata berwarna biru jernih yang memikat. Tak hanya itu, bahkan beberapa di antaranya juga memiliki mata heterochromia alias berbeda warna antara sisi kanan dan kiri.

"Di sulawesi tenggara tepatnya di wilayah kabupaten buton ada sebuah kampung yang warganya ada yang memiliki mata biru," tulis @ru***03 di Twitter, menyertakan beberapa potret warga Buton yang dianugerahi keunikan warna mata tersebut. "Salah satu keunikan yang jarang di miliki orang lain di daerah lain."

Viral Warga Buton Sultra Bermata Biru, Ternyata Karena Kondisi Genetik Langka Ini-1

Instagram/geo.rock888


Adalah seorang ahli Geologi Korchnoi Pasaribu yang memotret keindahan keragaman warga Indonesia tersebut. Hasil potretnya yang menakjubkan diunggah secara rapi di Instagram-nya, @geo.rock888 yang belakangan menjadi viral dan menuai decak kagum masyarakat luas.

Viral Warga Buton Sultra Bermata Biru, Ternyata Karena Kondisi Genetik Langka Ini-2

Instagram/geo.rock888

Tetapi rupanya keindahan warna mata ini berasal dari sebuah kondisi kelainan genetik bernama Waardenburg Syndrome. "Rare are and uniqe genetic condition which known as Waardenburg Syndrome (Kondisi genetik yang langka dan unik yang dikenal sebagai Waardenburg Syndrome)," tulis @geo.rock888 sebagai salah satu caption unggahannya.

Dilansir dari situs Genetics Home Reference National Library of Medicine (ghr.nlm.nih.gov), Waardenburg Syndrome adalah kondisi kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami kehilangan pendengaran dan perubahan pigmentasi atau warna pada rambut, mata, dan kulit. Biasanya pengidap Waardenburg Syndrome memiliki kulit pucat dengan warna mata biru, atau heterokrom alias berbeda warna mata satu sama lain.

Selain itu, ada ciri-ciri khusus pada rambut orang dengan Waardenburg Syndrome, yakni berubah jadi kelabu atau putih seolah penuaan dini. Ciri-ciri yang tampak pada tiap individu dengan Waardenburg Syndrome biasanya berbeda, bahkan dalam satu keluarga sekalipun.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts