Usai Benjolan di Lidah, Kini Mengigau Juga Jadi Gejala COVID-19
Health
Pandemi Virus Corona

Namun gejala mengigau ekstrem yang dikaitkan dengan COVID-19 ini biasanya hanya dialami oleh lansia di atas 65 tahun dengan kondisi kesehatan ringkih. Begini penjelasan selengkapnya.

WowKeren - Satu-persatu gejala unik pada pasien COVID-19 terus diungkap oleh para peneliti. Usai ruam di berbagai bagian tubuh, termasuk benjolan kecil di lidah, kini rupanya mengigau termasuk dalam gejala COVID-19. Kok bisa?

Namun patut digarisbawahi, mengigau sebagai gejala infeksi virus Corona hanya dialami oleh kaum lanjut usia (lansia). Riset ilmiah yang dilansir pada Kamis (1/10) menyatakan bahwa perilaku linglung atau janggal, sampai mengigau ekstrem, bisa jadi merupakan pertanda awal mengidap COVID-19.

Bahkan perilaku ini bisa saja terjadi kendati kaum lansia terkait tak mengalami batuk atau demam. Biasanya ini dialami oleh mereka yang berusia di atas 65 tahun dengan kondisi ringkih, meski masih belum jelas alasan di balik sikap linglung atau perilaku mengigau ekstrem tersebut.

Oleh karenanya, peneliti menyarankan para dokter dan perawat untuk terus memerhatikan kondisi seperti ini kala merawat manula. Terutama bila manula tersebut tengah dirawat di rumah sakit atau panti wreda. Bagi manula yang dirawat oleh keluarga pun harus tetap diperhatikan bilamana mengalami gejala yang disebutkan sebelumnya.


Namun penelitian King's College London menyatakan tidak semua lansia di atas 65 tahun akan mengalami gejala ini. Hanya mereka yang dikategorikan ringkih yang mengalaminya, yakni lansia yang lebih sulit untuk sekadar pulih dari penyakit harian atau kecelakaan kecil serta sering keluar-masuk fasilitas kesehatan demi mengobati sakit yang diderita.

Hasil ini didapat dari penelitian terhadap lebih dari 800 pasien COVID-19 dengan usia di atas 65 tahun. Bahkan satu dari lima pasien terkait rupanya hanya mencantumkan "mengigau" sebagai satu-satunya gejala yang dialami.

"Manula yang ringkih memiliki risiko lebih besar dari COVID-19 dibandingkan mereka yang lebih bugar," kata Dr Rose Penfold dari King's College London. "Dan hasil penelitian kami menunjukkan bahwa mengigau merupakan gejala utama pada kelompok ini."

"Dokter dan pengasuh harus mewaspadai setiap perubahan mental pada manula, seperti kondisi linglung atau perilaku janggal," imbuhnya. "Dan waspada bahwa ini bisa jadi sebuah tanda awal dari infeksi virus Corona."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts