Imbas 'Stay at Home', Pandemi COVID-19 Bikin Profesi Joki Game Naik Daun
Rawpixel/Teddy Rawpixel
SerbaSerbi

Kian maraknya aktivitas gaming turut ikut andil dalam menumbuhkan profesi baru di dunia tersebut seperti joki untuk menaikkan peringkat akun game seseorang.

WowKeren - Pendemi telah sukses membatasi aktivitas masyarakat untuk berkegiatan di luar rumah. Kampanye tetap berada di rumah atau stay at home membuat orang mencari hiburan yang bisa dinikmati tanpa harus pergi keluar rumah.

Tak ayal jika aktivitas gaming semakin diminati di tengah pandemi seperti sekarang ini. Terlebih lagi hal ini didukung dengan banyaknya jenis game yang tersedia dan bisa diunduh gratis oleh para pengguna ponsel pintar.

Kian maraknya aktivitas gaming turut ikut andil dalam menumbuhkan profesi baru di dunia tersebut. Adalah joki, sebuah profesi yang banyak dicari untuk menaikkan peringkat akun game seseorang yang terus berkembang subur.

Profesi joki ini didukung dengan industri game yang kian naik daun saat ini. Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh pakar pemasaran Yuswohady.

"Karena orang bosan semua, banyak aktivitas yang dilakukan di luar rumah itu tidak bisa dilakukan," kata dia dilansir Detik, Senin (5/10). "Maka kemudian home entertainment menjadi sektor yang growing luar biasa. Seperti netflix, tv comeback lagi, ya termasuk juga game."


Alhasil, hal ini pun juga memunculkan profesi baru yang sebelumnya dipandang sebelah mata. Tak terkecuali profesi joki game. Profesi-profesi ini yang akan mendominasi di masa pandemi.

Menurutnya, profesi ini akan bertahan cukup lama. Hal ini tak lepas dari kondisi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir mengingat vaksin belum ditemukan.

"Konsumen akan terus berjaga-jaga, orang-orang akan terus di rumah," lanjut dia. "Nah inilah yang membuat industri ini akan tumbuh, karena kondisinya. Termasuk joki game online itu otomatis."

Jasa joki dibutuhkan oleh mereka yang pada umumnya adalah pendatang baru dalam dunia game tersebut. Karena ingin mencapai level tertentu dalam waktu singkat sedangkan kemampuan mereka belum mumpuni maka digunakanlah jasa joki.

Ia juga menyinggung "generasi mager" yang kian marak. Menurutnya, generasi ini akan tumbuh. "Dan peradaban orang ke depan akan semakin banyak di rumah dan tidak banyak keluar. Di situlah industri entertainment akan menyesuaikan termasuk game," pungkasnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait