Semangat di Awal, Ji Soo Ternyata Punya Keluhan Begini Saat Syuting 'When I Was the Most Beautiful'
Official MBC
TV

Saat melakukan wawancara belum lama ini, Ji Soo mengungkapkan waktu sulitnya ketika syuting 'When I Was the Most Beautiful'. Penasaran? Simak penuturan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Baru-baru ini Ji Soo melakukan wawancara untuk berbicara tentang "When I Was the Most Beautiful" yang tamat belum lama ini. Dalam drama ini sendiri Ji Soo berperan sebagai pemuda bernama Seo Hwan yang bersaing dengan kakaknya demi mendapatkan cinta Oh Ye Ji (Lim Soo Hyang).

Selama wawancara Ji Soo mengungkapkan bahwa ada bagian drama yang seharusnya direkam di Amerika Serikat. Namun karena pandemi virus Corona, tim produksinya akhirnya memilih Pulau Jeju sebagai alternatif. "Sulit untuk syuting di luar negeri karena COVID-19. Jadi kami ubah agar sesuai dengan perkembangan zaman," tutur Ji Soo.


Aktor 27 tahun ini kemudian mengungkapkan bahwa syuting "When I Was the Most Beautiful" tidak selalu mudah. Ada beberapa momen yang membuatnya cukup kesulitan dan kelelahan saat merekam drama ini.

"Suasananya tidak selalu cerah di lokasi syuting. Dalam empat episode pertama, pergi ke lokasi syuting terasa seperti terapi bagiku. Saat aku melihat pepohonan hijau, aku merasa seperti menjadi murni dan udaranya juga bagus. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, aku mulai kelelahan," ungkapnya.

"Semakin jauh aku masuk ke dalam drama, semakin banyak adegan yang kumiliki di mana aku membutuhkan emosi yang lebih kuat. Anggota staf juga mulai kelelahan. Tapi begitu kami mulai syuting, para aktor mencoba mencairkan suasana dan mengacau dengan nyaman. Dan begitulah cara kami bergantung dengan satu sama lain," pungkasnya.

Sementara itu, episode terakhir "When I Was the Most Beautiful" berhasil mencetak rekor pribadi. Menurut Nielsen Korea, drama ini ditutup dengan rating sebesar 3,9 dan 5,0 persen, angka tertinggi yang pernah diraihnya selama tayang. Slot tayang drama ini sendiri digantikan dengan "The Spies Who Loved Me" yang dibintangi oleh Eric Mun, Yoo In Na dan Lim Ju Hwan.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts