SBS Hapus Siaran Ulang Red Velvet di K-Pop Festival Gangnam Ontact 2020, Netizen Pro Kontra
TV
Kontroversi Irene Red Velvet

Pada Minggu (1/11), SBS menayangkan siaran ulang dari Konser K-Pop Festival Gangnam Ontact 2020. Banyak yang menduga bahwa penampilan panggung Red Velvet dihapus karena kontroversi perilaku buruk Irene.

WowKeren - Kontroversi perilaku buruk Irene cukup berdampak pada pada karier solo sang idol. Kini kontroversi tersebut dikaitkan dengan dihapusnya tayangan ulang Red Velvet di Konser K-Pop Festival Gangnam Ontact 2020.

Dalam acara yang disiarkan pada 18 Oktober ini, penggemar dapat menyaksikan penampilan idol K-Pop secara langsung di rumah. Salah satunya adalah penampilan Red Velvet minus Wendy saat menyanyikan "Psycho", "Umpah-Umpah" dan "Bad Boy".

Opsi pertama adalah penggemar dapat menyaksikannya secara langsung di saluran YouTube SBS Kpop. Sedangkan untuk pilihan kedua, pemirsa televisi dapat menyaksikan versi tayangan ulang yang baru disiarkan SBS pada Minggu (1/11) kemarin.

Sayangnya, SBS menghapus keseluruhan segmen Red Velvet dari tayangan ulang. Versi yang diedit menayangkan semua pertunjukan lain namun langsung melompat ke bagian akhir tanpa menunjukkan penampilan Red Velvet.

Keputusan SBS untuk menghapus Red Velvet dari tayangan ulang K-Pop Festival Gangnam Ontact 2020 ini langsung menuai pro kontra. Penggemar Red Velvet, ReveLuv, sangat marah karena SBS telah memotong keseluruhan pertunjukan idolanya. Namun netizen Korea Selatan merasa SBS tidak punya pilihan lain.


"SBS lagi ya? Kenapa sih? Kenapa memotong keseluruhan pertunjukan? Ini tidak seperti grup secara keseluruhan melakukan Kejahatan atau apapun. Pertunjukan sudah terjadi. Orang-orang tahu itu adalah bagian dari pertunjukan... Jika ada, para gadis setidaknya mendapat penjelasan. Bagaimana dengan penggemar yang menunggu tayangan ulang ini untuk menyaksikan penampilan Red Velvet? Ini sangat tidak sopan."

"Aku merasa kasihan pada anggota yang lain. Tapi mungkin SBS tidak bertindak sendiri. Mereka mungkin berbicara dengan SM Entertainment tentang penghapusan tersebut. Jangan marah pada perusahaan penyiaran karena hal ini. Kita tidak tahu detailnya."

"Astaga, pasti menyebalkan untuk member yang lain."

"Jika itu adalah tayangan ulang dari kinerja yang direkam, aku pikir masuk akal untuk menghapus bagian yang berpotensi menjadi kontroversial."

"Aku tidak akan pernah mengerti kenapa orang-orang marah tentang hal ini pada perusahaan penyiaran."

Sementara itu, kontroversi perilaku buruk Irene berawal ketika editor Kang Kook Hwa mengunggah postingan tentang bagaimana ia disakiti oleh seorang selebriti. Banyak netizen berspekulasi bahwa orang yang dimaksud adalah Irene karena tagar "Monster" dan "Psycho".

Irene secara pribadi telah mengakui bahwa ia adalah idol yang dimaksud oleh editor Kang Kook Hwa dalam postingannya. Penyanyi kelahiran 1991 tersebut mengunggah postingan di Instagram untuk meminta maaf. SM Entertainment juga merilis pernyataan resmi.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts