'Saingi' Malaysia, RI Bakal Bangun Menara Kembar 35 Lantai
SerbaSerbi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) membangun gedung ikonik di pusat Kota Makassar, yang diberi nama Twin Tower Makassar, yang memakan biaya sebesar Rp 1,9 triliun.

WowKeren - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) membangun gedung ikonik di pusat Kota Makassar, yang diberi nama Twin Tower Makassar. Twin Tower Makassar ini berlokasi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Pembangunan Twin Tower memakan biaya sebesar Rp 1,9 triliun. Mega proyek Twin Tower Kota Makassar ini dipercayakan kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Pengerjaannya akan dibangun menggunakan skema turnkey dengan waktu pengerjaan 532 hari kalender serta waktu pemeliharaan selama 360 hari kalender. Groundbreaking Twin Tower Makassar sendiri telah berlangsung pada Sabtu (7/11) lalu.

"Gedung yang dibangun oleh PT. Waskita Karya (Persero) ini rencananya selesai dalam 18 bulan ke depan akan mengintegrasikan Kantor Gubernur Sulsel dan Dinas-dinas serta Instansi Perangkat Daerah lainnya, yang juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti mal, hotel dan pusat bisnis yang dapat dinikmati masyarakat umum," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dikutip CNBC Indonesia, Rabu (11/11).


Menurut President Director of PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono, Twin Tower Makassar ini desainnya mengikuti filosofi kapal pinisi. "Nilai kontrak pembangunan Twin Tower Makassar sekitar Rp 1,9 triliun dengan lingkup pekerjaan meliputi rancang bangun seperti pekerjaan struktur, arsitek, MEP (Mechanical, Electrical dan Plumbing) dan landscape," ujarnya.

"Kenapa disebut gedung ikonik? Karena pembangunannya dilandasi filosofi kapal pinisi," lanjutnya. "Dua tower diibaratkan sebagai layar kapal dan di tengah 2 tower itu akan ada gedung berbentuk lingkaran yang diibaratkan sebagai badan kapal."

Twin Tower ini nantinya akan diperuntukkan untuk kepentingan Perkantoran Pemprov Sulsel dan perkantoran legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dengan luas Gross Floor Area (GFA) kurang lebih 154.551 m2 dengan rincian Tower 1 seluas 54.222m2 yang berfungsi sebagai kantor pemerintahan, tower 2 dengan luas 53.100m2 yang berfungsi sebagai kantor DPRD dan hotel. Lalu podium dengan luas 47.229 m2 yang berfungsi sebagai retail dan parkir.

Untuk masing-masing bangunan tower akan memiliki 35 lantai. Twin Tower Makassar ini nantinya juga diperuntukkan untuk hotel, retail komersial, food and beverages serta UMKM.

Ada juga ruang sidang dengan luas 6.113 m2 yang berfungsi sebagai ruang sidang dan drop off. "Direncanakan 2 lantai podium untuk area parkir, retail, dan public services tanpa basement," jelasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait