Autor webtoon Runo berbagi cerita menyenangkan tentang pengalamannya di SMA sebagai siswa di kelas ayah J-Hope. Dari cerita, kita bisa mengerti dari mana kepribadian hangat J-Hope berasal.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 09 Desember 2020 - 20:22 WIB
WowKeren - Autor webtoon Runo berbagi cerita menyenangkan tentang pengalamannya di SMA sebagai siswa di kelas ayah J-Hope BTS (Bangtan Boys). Dari cerita yang disampaikannya, kita bisa mengerti dari mana kepribadian hangat J-Hope berasal.
Melalui Instagram pribadinya, autor webtoon Runo menggambar gambar-gambar lucu untuk membagikan ceritanya lebih detail. Ia mengatakan bahwa karena ceritanya sudah lama sekali, urutan kejadiannya mungkin salah dan kata-katanya mungkin tidak persis seperti yang dikatakan setiap orang.
"Ketika aku mengalami kehidupan SMA yang sepi, putra guru bahasa Korea sekolah menengahku memberi kami kesenangan dan kejutan, dan J-Hope juga seorang almamater dari sekolahku. Dia memiliki imej yang lebih kuat sebagai 'putra dari guru bahasa Korea' daripada imej member grup idol, jadi aku tidak dapat melihat pengaruh dan popularitasnya sampai aku membicarakannya dengan siswa di akademi."
"Setelah melihat bagaimana murid-murid sangat mencintainya, aku menyadari bahwa dia benar-benar berada dalam posisi yang kuat. Bahkan sekarang ketika aku bertemu teman-temanku dari sekolah menengah, mereka semua berkata, 'Wow, bukankah BTS benar-benar luar biasa?' dan kami bertanya-tanya bagaimana kabar guru kami. Cerita ini akan dibagi menjadi tiga bagian. Selamat membaca!"
"Sangat menarik melihat begitu banyak siswa dan mantan siswa dari sekolah kami membaca ceritaku. Aku bahkan menerima pesan dari banyak pembaca dan penggemar luar negeri juga! Aku menyadari sekali lagi bahwa dunia ini sangat kecil dan popularitas dari BTS sangat kuat. Ada banyak momen, tapi ini adalah cerita paling berkesan dari guru kami."
"Sangat menarik dan lucu melihat guru kami meminta kami untuk memilih putranya (J-Hope). Aku juga ingat semua cerita tambahan yang dia ceritakan tentang putranya dengan hati yang malu-malu tapi bangga. Kupikir ini adalah kesempatan yang baik bagiku untuk memberi tahu cerita sebelum aku lebih melupakannya."
Di bagian terakhir serialnya, ia sedih karena tidak memiliki lebih banyak kenangan dengan gurunya karena ia tahu bahwa banyak orang menunggu untuk mendengar lebih banyak cerita. "Jika aku ingat dengan benar, BTS adalah grup yang dikenal dengan video 'koreografi pisau' mereka di Facebook. Selain itu, setiap album mendapatkan popularitas dengan lagu-lagu mereka dan ketika aku naik kelas, mereka telah menjadi grup yang sangat populer. Jadi kami selalu bercanda untuk mengundang mereka ke festival sekolah kami untuk tampil."
"BTS menjadi simbol yang mewakili sekolah kami hingga aku lulus. Mereka adalah grup yang disukai oleh siswa dan guru. Saat menceritakan kisah ini, aku menyadari betapa tingginya posisi BTS di dunia. Aku berharap J-Hope, seperti ayahnya, akan terus dicintai. Juga terima kasih kepada semua orang yang telah memberikan perhatian pada cerita kecilku. Dengan hati yang bersyukur, aku akan merilis episode bonus tentang J-Hope segera."
Setelah membaca ceritanya, kita bisa melihat dari mana J-Hope mendapatkan kepribadiannya. Bagaimana menurut kalian?
(wk/chus)