Sambil menikmati makanan dan pencuci mulut yang enak, Tae Yeon dan Key melihat kembali lagu-lagu mereka sebelumnya dan berbagi cerita tentang lagu masing-masing yang tak mereka sukai.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 16 Desember 2020 - 03:00 WIB
WowKeren - Key SHINee mengundang Tae Yeon Girls' Generation untuk makan malam di salah satu episode reality show solonya, "Cheongdam KEYchen". Sambil menikmati makanan dan pencuci mulut yang enak, keduanya melihat kembali lagu-lagu mereka sebelumnya.
Seperti yang diketahui setiap SONE, Tae Yeon sekali lagi mengakui bahwa dia tidak suka mempromosikan "Gee" karena tidak sesuai dengan kepribadian dan seleranya. Tapi dia menyadari arti penting yang dimiliki lagu itu untuk Girls' Generation sebagai sebuah grup, jadi dia sangat menghargainya.
"Meski begitu, itu adalah lagu yang mampu memikat publik sehingga menjadi lagu yang sangat berharga," kata Tae Yeon. Key, sebaliknya, mengungkapkan bahwa dia tidak suka mempromosikan "Hello". Lagu itu juga bentrok dengan kepribadiannya, tapi dia menoleh ke belakang untuk menyadari bahwa itu adalah batu loncatan penting bagi SHINee.
"Aku sangat benci mempromosikan 'Hello'. Memikirkan kembali sekarang, itu adalah lagu yang kami butuhkan. Tapi aku sangat benci melakukan itu saat itu," kata Key. Key juga tidak suka mempromosikan salah satu lagu SHINee yang paling terkenal, "Ring Ding Dong". Dia membencinya bukan karena selera musik dan genre, tapi karena mantra adiktif yang tidak pernah lepas dari kepalanya!
"Itu bukan masalah selera pribadi, tapi aku mengalami kesulitan selama 'Ring Ding Dong'. Ke mana pun aku pergi, aku mendengar 'Ring Ding Dong' diputar. Aku bahkan tidak ingin mendengar nama lagunya. Aku rasa aku mendengarnya lebih dari satu juta kali. Aku akan duduk di mobil yang tenang, tetapi 'Ring Ding Dong' akan bermain di kepalaku," curhat Key.
Key juga bertanya kepada Tae Yeon apakah dia pernah mengira salah satu lagu solonya yang sukses tidak akan berhasil. Tae Yeon sebenarnya tidak berpikir "Why" akan sukses di tangga lagu karena dia kurang percaya diri menjadi artis solo yang juga menari di atas panggung.
"Aku (skeptis) tentang itu. Itu tidak buruk, dan aku menyukainya sekarang. Tapi itu adalah lagu solo langkaku yang memiliki koreografi di dalamnya. Aku merasa terbebani selama promosi 'Why' karena ada koreografi. Aku merasa perlu melakukannya dengan baik sebagai artis solo yang juga menari," kata Tae Yeon.
Ia melanjutkan, "Satu-satunya artis yang dapat aku pikirkan sebagai seorang solois yang menari adalah BoA. Aku tidak percaya bahwa aku akan mampu melakukan sebaik BoA. Aku memberi tahu stafku bahwa aku tidak percaya aku dapat melakukannya, bahwa aku tidak dapat melakukannya. Tapi stafku meyakinkanku untuk melanjutkan dengan 'Why'."
(wk/dewi)