Kwon Mina Tak Terima Dimaki Hancurkan Hidup Orang dan Beri Bukti Dibully Jimin
Selebriti
Konflik Mina dan Jimin AOA

Mina terus diteror oleh penggemar Jimin yang mengklaim bahwa ia menyeret Jimin tanpa bukti apa pun. Sebagai tanggapan, Mina memposting foto hasil diagnosisnya dari rumah sakit.

WowKeren - Kwon Mina mantan personel AOA terus diteror oleh penggemar Jimin yang mengklaim bahwa ia menyeret Jimin tanpa bukti apa pun. Sebagai tanggap, Mina memposting foto hasil diagnosisnya dari rumah sakit.

Baru-baru ini Mina memposting foto komentar oleh seseorang bernama "a5aforever" dengan foto profil bergambar Jimin dan Seolhyun. Komentar tersebut berbunyi, "Jika ini adalah ruangmu, cukup tentang dirimu sendiri. Apakah menurutmu orang-orang seperti AOA, Sulli, aktris top itu (Seolhyun), CEO Han Sung Ho senang kamu membicarakan mereka?"

"Kamu menusuk semua orang dan sekarang kamu mengatakan kamu hanya akan melakukan apa yang kamu suka karena ini adalah ruangmu? Kamu menghancurkan begitu banyak orang melalui media sosialmu dan sekarang kamu mengatakan kamu tidak bisa menangani komentar? Tahukah kamu berapa banyak orang yang harus menanggung komentar (jahat) karenamu?"

Kwon Mina Tak Terima Dikritik Hancurkan Hidup Mina

Source: Instagram

Dalam utas komentar balasan, akun tersebut juga juga menulis, "Dia pasti berteriak tanpa bukti. Korban Irene (Red Velvet) telah mencatat bukti hanya setelah satu hari tapi apa yang Mina miliki? Apa yang dia lakukan selama 10 tahun, aku bertanya-tanya?"

Sebagai balasan, Mina menulis, "Akhir-akhir ini, aku mengenal orang-orang baik dan pekerjaan yang baik. Aku bersenang-senang dan menghabiskan hari demi hari menyadari bahwa aku menjadi lebih baik saat melakukan pekerjaan yang kusukai seperti mengambil pemotretan dan membuat krim."

"Namun untuk beberapa alasan dalam beberapa hari terakhir, ada banyak orang yang membicarakan tentang apa yang terjadi pada bulan Juli dan Agustus di komentar dan melalui DM-ku. Aku tidak ingin memikirkannya atau bahkan membalas, jadi aku hanya memblokir dan menghapusnya. Tapi kemarin sebuah artikel keluar dan aku mendapat banyak komentar buruk."

"Aku tidak marah tentang artikel itu, tapi aku marah tentang komentar jahat itu. Aku mengerti jika komentar buruk tentang artikel tersebut. Aku bahkan bisa menghapusnya, karena ada banyak orang yang mendukungku. Tapi mereka memilih situasi yang paling sensitif bagiku."

"Orang-orang yang mendukung 'orang itu' langsung saja memaki-makiku. Orang-orang bilang aku membuatnya menjadi pembunuh tanpa bukti. Semakin banyak orang Korea dan orang asing menggunakan penerjemah untuk menyebutku pembunuh dan orang gila dengan delusi dan kebohongan."


"Aku menghapusnya saat minum obat karena aku sangat kesal dan aku bosan dengan semuanya karena sudah melewati titik disakiti. Bukankah sudah waktunya untuk berhenti membicarakannya? Aku benar-benar ingin berhenti mendengar tentang kejadian itu dan orang itu."

"Alasan kenapa aku tidak menyertakan bukti adalah karena akan menjadi keras lagi dan tidak ada alasan untuk mengungkitnya lagi meskipun tidak berakhir sebaik yang kuharapkan. Aku bahkan tidak ingin mengungkitnya kembali. Kupikir jika aku melakukan sebanyak ini, aku juga harus melupakannya."

"Tapi 'penggemar orang itu terus memaki-makiku dan terus memburuku tentang bukti lagi dan lagi dan lagi. Jika mereka benar-benar ada di pihaknya, kenapa mereka menginginkan bukti? Apakah mereka idiot? Atau apakah kalian benar-benar berpikir semua yang kukatakan adalah delusi? Jika itu semua bohong, aku seharusnya sudah dilaporkan dan masuk penjara."

"Dan kemudian aku melihat komentar orang Korea ini (yang dia posting di tangkapan layar). Kukira mereka setidaknya berusia 30-an atau 40-an karena mereka berbicara secara informal kepadaku sejak awal dan menggunakan namaku dan nama artis lain secara terang-terangan. Aku membalas mereka dan mereka berkata kita harus berbicara melalui DM, tapi tidak, kurasa tidak."

"Apakah menurutmu orang mengiris pergelangan tangan mereka untuk bersenang-senang? Dia tidak pernah punya alasan untuk memotong pergelangan tangannya karena aku. Aku melakukannya dan aku mencoba berkali-kali karena dia. Juga, ada orang lain yang berkomentar seperti ini, dan kukira aku harus memenuhi setidaknya 1 persen dari keinginan mereka. Kamu berbakat membuat orang marah."

"Juga, mulai sekarang aku akan menghapus dan memblokir semua komentar seperti ini. Berhenti berbicara padaku tentang ini. Aku tegaskan sekali lagi bahwa aku adalah korban yang harus menanggungnya selama 10 tahun. Aku merasa kasihan pada diriku sendiri."

"Jangan katakan dia dimaki karena aku. Jangan bilang aku pembunuh. Jangan tanya apakah aku merasa kasihan padanya. Aku tidak pernah menganiaya dia tapi aku mendapatkan jumlah kebencian yang sama dengan orang yang menganiayaku selama 10 tahun."

"Kita akan mencari tahu sendiri, kenapa aku harus bertanggung jawab untuknya? Orang yang harus menerima sesuatu sedang duduk di sini menulis penjelasan lain. Aku juga manusia. Apakah kamu pikir aku menikmati ini, berpura-pura aku baik-baik saja? Tidak, ini sangat sulit. Jadi tolong hentikan."

Mina juga memposting foto diagnosisnya dari rumah sakit yang bertuliskan bahwa ia telah menerima perawatan, termasuk melalui pil, dari 27 Februari 2016 hingga 20 Maret 2018. Rumah sakit menulis bahwa Mina telah diintimidasi oleh leader grup dan telah mencoba bunuh diri beberapa kali.

Mina berkomentar, "Rumah sakit mengatakan aku telah mulai minum obat tidur sejak aku berusia 20/21 tahun. Saat itu 2015-2016 ketika dia mulai menjadi tidak tertahankan. Aku pergi ke rumah sakit ini hingga 20 Maret 2018, dan terus mencoba berbagai rumah sakit tapi bahkan pil tidak bekerja lagi. Ini menyedihkan."

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts