Viral 70 Anjing Milik Wanita Bercadar di Bogor Terancam Diusir, Yayasan Pecinta Hewan Minta Hal Ini
Pixabay
SerbaSerbi

Dalam utas Twitter yang viral di tersebut, dituliskan bahwa wanita bercadar bernama Hesti Sutrisno menampung 70 anjing liar tak bertuan di lahan pribadinya yang memiliki luas kurang 1 hektar.

WowKeren - Hesti Sutrisno, wanita bercadar yang memelihara puluhan anjing di Bogor, Jawa Barat, kembali viral di media sosial. Kali ini, ormas setempat disebut ingin mengusir anjing-anjing peliharaan Hesti.

Kisah Hesti ini diungkapkan oleh akun Twitter @greenhornn. Utas Twitter mengenai Hesti tersebut telah mendapat lebih dari 13 ribu likes hingga Sabtu (13/3).

Utas Hesti

Twitter/@greenhornn

Dalam utas tersebut, dituliskan bahwa Hesti menampung 70 anjing liar tak bertuan di lahan pribadinya yang memiliki luas kurang 1 hektar. Lahan milik Hesti disebut tak bersebelahan dengan rumah warga, dan kotoran anjing-anjingnya juga dibuang ke septic tank yang telah disediakan.

Utas Hesti

Twitter/@greenhornn

"Karena dirasa berat utk perangkat desa dengan tekanan ormas yg mewakilkan tersebut, akhirnya perangkat desa pun memutuskan agar bu Esty segera mengeluarkan 40 ekor anjing dgn berkoordinasi pd dinas yg berwenang," tulis pemilik akun tersebut.


Pemilik akun juga menyebutkan bahwa ormas yang berniat mengusir puluhan anjing Hesti tersebut bukan ormas keagamaan tertentu. "ORMAS TERSEBUT ADALAH ORMAS LOKAL DAERAH YG SY TIDAK BISA SEBUT NAMANYA DEMI KEAMANAN PRIBADI SAYA. Tidak ada embel2 agama tertentu didalam nama ormas tersebut," jelasnya.

Menanggapi masalah ini, Yayasan Pecinta Hewan Natha Satwa Nusantara pun meminta agar pemerintah daerah atau dinas peternakan setempat untuk menjamin perlindungan 70 ekor anjing milik Hesti tersebut. Menurut Direktur Operasional Natha Satwa Nusantara Anisa Ratna Kurnia, aktivitas Hesti selama ini merupakan salah satu bentuk meringankan pekerjaan rumah dinas peternakan.

"Sebaiknya dari Dinas Peternakan backup juga. Kalau misal mau diusir gini, apa solusinya dari masyarakat? apa solusi hewan terlantar?" kata Anisa kepada CNN Indonesia. "Kami disini sebagai solusi, oke, kalau pemerintah tidak sanggup handle hewan terlantar kami yang handle, kan gitu."

Anisa mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpa Hesti juga kerap dialami oleh berbagai shelter milik yayasan pecinta hewan lainnya di Indonesia, termasuk Natha Satwa Nusantara. Oleh sebab itu, Anisa meminta pemilik shelter untuk meminta izin kepada perangkat desa setempat demi mencegah adanya penolakan warga.

"Kalau untuk itu, saya melihatnya ormas. Karena kalau melihat jaraknya jauh dari pemukiman, mungkin indikasinya sama seperti yang sudah kita alami," ungkapnya. "Ormas meminta pesangon 'lu bayar ke gue, gue jaga shelter lu'."

Selain itu, Anisa juga meminta agar ormas atau masyarakat yang melakukan penolakan untuk memberikan solusi terkait persoalan ini. "Jadi timbal balik pemerintah apa? tolong lah bikin kegiatan kita menjadi secure, tidak diganggu," pungkasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait