Waduh! India Temukan Virus Corona Mutasi Ganda, Apa Itu?
Pixabay
Health

Sejumlah mutasi virus Corona ditemukan di berbagai daerah dan salah satu yang terbaru dikonfirmasi di India, yakni berupa mutasi ganda. Seperti apakah virus mutasi ganda itu?

WowKeren - Perkembangan wabah virus Corona terus diamati oleh para peneliti demi mengantisipasi risiko yang lebih besar. Termasuk soal temuan virus Corona di India yang mengalami mutasi ganda.

Namun sebelumnya apa itu mutasi ganda yang dimaksud peneliti? "Mutasi ganda adalah dua mutasi yang terjadi dalam satu virus," tutur Virologis India Shahid Jameel.

Dengan adanya dua mutasi sekaligus yang terjadi, maka virus tersebut bisa lebih berbahaya. "Mutasi ganda bisa terjadi di bagian-bagian kunci protein lonjakan virus sehingga meningkatkan kemampuan virus meloloskan diri dari sistem imun dan membuatnya lebih cepat menular," jelas Jameel, dikutip dari BBC, Rabu (24/3).

Di India sendiri, tepatnya di bagian barat Maharashtra, ditemukan sejumlah sampel virus dengan mutasi ganda tipe E484Q dan L452R. "Ada peningkatan jumlah sampel virus (mutasi ganda) dibandingkan Desember lalu, sehingga virus bisa lebih kebal terhadap imun dan meningkatkan inefektivitas (anitbodi)," terang Kementerian Kesehatan India dalam keterangan resminya.


Kendati demikian, pemerintah setempat menolak mengaitkan temuan virus mutasi ganda ini dengan peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di India. Hanya saja keberadaan mutasi yang baru bisa dideteksi lewat whole genome sequencing itu terus dipantau oleh otoritas terkait.

"Walau varian yang dikhawatirkan dan mutasi ganda baru ditemukan di India," jelas pemerintah. "Tidak ada kaitan yang cukup antara temuan tersebut dengan jumlah kasus yang ditemukan atau dengan peningkatan cepat jumlah kasus positif di beberapa negara bagian."

Perihal terbentuknya mutasi ganda atas virus Corona ini, menurut Jameel kemungkinan karena mekanisme seperti berikut. "Ada garis keturunan yang terpisah yang berkembang di India, yakni varian L452R dan E484Q yang lalu 'datang' bersamaan," tutur Jameel.

Di sisi lain, pemerintah India menemukan ratusan pasien COVID-19 yang terinfeksi virus hasil mutasi. Dari hampir 11 ribu sampel, 736 di antaranya dikonfirmasi terinfeksi virus Corona B117 dari Inggris, sedangkan 34 dari varian Afrika Selatan, dan yang satu adalah mutasi Brasil.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait